Pemprov Kepri Revitalisasi Masjid Jami Sultan Lingga Nilai Anggaran 3,4 Miliar

IMG WA

Masjid Jami Sultan Lingga akan direvitalisasi pada tahun 2022 dengan nilai anggaran sebesar Rp 3,4 miliar, hal itu diungkapkan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat lakukan kunjungan ke Kabupaten Lingga pada Kamis (07/04/2022).

Harris Resort Batam

“Kita ingin peninggalan sejarah yang tak ternilai harganya ini dipertahankan. Sekaligus menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kepri, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Kita revitalisasi, tentu dengan tidak merubah bentuk aslinya,” kata Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri meminta sebelum dilakukan revitalisasi harus dikaji terlebih dahulu secara mendalam, terutama pada sisi nilai sejarah dan arsitekturalnya.

“Perlu dikaji dari semua sisi, terutama nilai sejarah dan arsitekturalnya. Jika ini hilang, maka kita akan kehilangan warisan sejarah yang sangat berharga ini,” pinta Ansar.

Gubernur Ansar juga meminta, pada seluruh pihak untuk dapat bersama-sama mengawasi agar revitalisasi terwujud dengan hasil yang sempurna dan menjadi ikon Kabupaten Lingga untuk wisata religi.

Sementara itu hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lingga, Muhammad Nasir mengapresiasi perhatian pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan mendukung akan direvitalisasinya Masjid Jami Sultan Lingga yang merupakan tempat ibadah umat muslim yang bernilai sejarah itu.

“Masjid bersejarah ini akan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya. Penataan dan pembangunan fisik tentu menjadi wilayah pemerintah daerah. Adanya dukungan anggaran yang besar dari Pemprov Kepri ini merupakan bukti nyata bahwa kita serius merawat dan membangun agama,” kata Muhammad Nasir.

Sambung Nasir, sebagai wujud dukungan Kementerian Agama Kabupaten Lingga akan membangun dari sisi mental dan spiritual.

“Kita siapkan nanti para Penyuluh Agama untuk sama-sama membina dan membimbing masyarakat. Secara fisik masjid ini sudah baik, kita dorong semangat para jamaah untuk selalu memakmurkan masjid kebanggaan orang Lingga ini untuk ramai setiap salat lima waktu,” kata Muhammad Nasir.

Ditambahkan Muhammad Nasir, tentunya tidak hanya itu, fungsi masjid sangat luas bagi umat. Kementerian Agama Kabupaten Lingga akan jadikan Masjid Sultan Lingga ini sesuai standar kemasjidan.

“Kita upayakan masjid ini menjadi rujukan kedepannya,” ujar Nasir.

Pemkab Karimun