Pemkab Lingga Terus Gesa Aliri Listrik Hingga Kepelosok Desa

ilustrasi listrik waspada

Listrik menjadi salah satu penunjang penting dalam kehidupan sehari-hari dan menggerakkan aktivitas sendi-sendi roda perekonomian di suatu wilayah, untuk itu Pemerintah Kabupaten Lingga terus menggesa dan melakukan berbagai upaya jalinan komunikasi serta koordinasi pada pihak terkait untuk dapat mengaliri aliran listrik di seluruh penjuru pelosok wilayah di Kabupaten Lingga.

Harris Resort Batam

Sejumlah pulau dan desa yang terletak jauh dari pusat keramaian tentunya menjadi target sasaran pimpinan daerah yakni Bupati Lingga Muhammad Nizar dalam mengaliri listrik, berbagai upaya dilakukan oleh Bupati Lingga mulai dari mempersiapkan fasilitas insfratruktur hingga lobi-lobi pada pihak PLN. Upaya itu dilakukan Bupati Lingga tentunya agar perekonomian dan pemerataan kelayakan kehidupan bagi masyarakat dibawah kepemimpinannya dapat dirasakan hingga sampai kepelosok wilayah yang dipimpinnya.

Belum lama ini pada Rabu 23 Maret 2022 Bupati Lingga Muhammad Nizar dalam kunjungannya ke Desa Persiapan Berjong, Kecamatan Bakung Serumpun, memfokuskan perbincangan pada pertemuan dengan perangkat desa dan masyarakat setempat terkait aliran listrik dan sejumlah insfratruktur pembangunan.

Dihadapan masyarakat dan perangkat desa setampat, Muhammad Nizar yang merupakan pria asli kelahiran Kabupaten Lingga itu memastikan di tahun 2022 ini listrik akan hadir menerangi di Desa Persiapan Berjong. Dikesempatan itu Bupati Lingga juga menceritakan pada tahun 2021 PLN telah menyelesaikan 100 persen listrik masuk desa pada program Desa Terang.

Bupati Lingga Muhammad Nizar kunjungi Desa Persiapan Berjong, Kecamatan Bakung Serumpun

Diungkapkan Nizar, pada tahun 2022 ini pihak PLN kembali mengadakan program tersebut dengan kapasitas penerangan hanya 14 jam. Untuk itu Bupati Lingga meminta, selain ia sendiri sebagai kepala daerah melakukan komunikasi dengan pihak PLN, pihak perangkat desa juga diharapkan untuk segera mempersiapkan proposal guna menangkap peluang dari program yang sedang dijalankan oleh pihak PLN tersebut.

“Tahun 2022 ini sudah ada program Dusun Terang, 14 jam. Dan saya sudah sampaikan kepada pak Kades dan perangkat Desa Persiapan ini untuk segera usulkan proposal ke PLN Dabo,” kata Bupati Lingga Muhammad Nizar dihadapan masyarakat Desa Persiapan Berjong, Kecamatan Bakung Serumpun.

Dijelaskan Bupati Lingga, pada program Desa Terang program PLN, Kabupaten Lingga mendapatkan rekomendasi 3 dusun, meski demikian Muhammad Nizar meyakini kapasitas tersebut masih bisa ditambah asalkan melakukan pengusulan ke pihak PLN. Ia meminta perangkat desa cepat tanggap melakukan komunikasi dan koordinasi pada pada bagian teknis pemerintahan Kabupaten Lingga yang menangani terkait hal tersebut.

Muhammad Nizar juga menegaskan untuk Desa Persiapan Berjong ia secara pribadi akan merekomendasikan untuk dapat kuota aliran listrik pada program Desa Terang program dari PLN.

“Masukkan ke Bagian Ekonomi, ditujukan ke PLN Dabo, nanti saya yang akan merekomendasikan untuk dusun Berjong ini dapat itu,” pungkas Muhammad Nizar.

Dari 11 desa persiapan yang dibentuk tempo hari, terdapat 6 desa yang ditetapkan defenitif melalui paripurna hanya tinggal diusulkan provinsi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satu dari 6 desa yang akan diusulkan itu yakni Desa Persiapan Berjong.

“Jadi harapannya selain defenitif juga Desa Berjong ini bisa terang benderang dialiri listrik,” kata Muhammad Nizar

Selain membicarakan terkait listrik, Bupati Lingga juga menyampaikan dikepemimpinan Nizar-Neko juga terus bergerak menuntaskan terkait pelabuhan, bimbingan keagamaan, pendidikan dan mendokrak perekonomian masyarakat.

Terkait listrik Bupati Lingga juga pernah menyampaikan perihal itu pada anggota Komisi VII DPR RI Abdul Wahid, kala itu Abdul Wahid melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lingga pada Senin 16 Agustus 2021. Pada Abdul Wahid, Bupati Lingga menceritakan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Lingga upaya itu dilakukan agar seluruh wilayah di Kabupaten Lingga dapat menikmati aliran listrik, terkait kendala yakni pada letak geografis meski demikian ia terus berupaya untuk aliran listrik dapat terkoneksi sampai kepulau-pulau diseluruh pelosok Kabupaten Lingga.

Bupati Lingga Muhammad Nizar dan Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy saat menyampaikan berbagai kendala terkait listrik dan pertambangan di kabupaten Lingga pada anggota DPR RI Abdul Wahid di Gedung Daerah, Dabo Singkep

Pada pertemuan dalam kunjungan anggota DPR RI Abdul Wahid, Bupati Lingga mendapat kemudahan dalam upaya melistriki wilayah Kabupaten Lingga. Abdul Wahid meminta pemerintah daerah untuk bersurat ke pihaknya yang mana selanjutnya akan ia sampaikan perihal kendala listrik ke pemerintah pusat.

Permasalahan listrik tak hanya sebatas mengaliri akan tetapi juga durasi aliran listrik dialiri kerumah-rumah masyarakat, dibeberapa wilayah pulau di Kabupaten Lingga masih terdapat aliran listrik yang dialiri kerumah-rumah hanya 12 jam saja. Salah satunya di Pulau Selayar, Kecamatan Selayar, sebelumnya di Pulau Selayar hanya dialiri listrik 12 jam saja, baru pada pertengahan 2020 wilayah Selayar dialiri listrik 24 jam.

Berkat kerja keras dan kerja nyata yang kala itu dikepemimpinan Alias Wello sebagai Bupati Lingga dan Muhammad Nizar sebagai Wakil Bupati Lingga akhirnya masyarakat di wilayah Selayar dapat menikmati listrik 24 jam penuh. Kenikmatan aliran listrik itu tidak hanya berbuah manis pada roda pemerintahan setempat akan tetapi juga berdampak positif bagi pelaku usaha di Selayar.

Pandy salah satu pelaku usaha rumahan perbaikan perabotan listrik di Kecamatan Selayar mengaku senang dan menyambut dengan rasa syukur atas kehadiran listrik 24 jam, menurut dia hal tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah memperhatikan masyarakatnya.

Yang mana sebelumnya Pandy harus bejibaku mengelola usahanya yang notabene berhubungan dengan listrik hanya pada malam hari, ketika listrik telah menerangi 24 jam, ia dapat bekerja sejak dari pagi hingga malam hari untuk memperbaiki perabotan listrik rumah tangga milik konsumennya.

“Dulunya hanya dari malam sampai subuh saja listrik hidup disini (Selayar), jadi kalau siang saya tak bisa kerja sebab listrik mati. Saat ini listrik 24 jam hidup, ini merupakan kebahagian buat kami,” kata Pandy.

Artinya kehadiran listrik di wilayah Selayar selain membantu aktivitas harian masyarakat yang berhubungan dengan listrik juga membangkitkan roda perekonomian masyarakat setempat yang merupakan pelaku usaha rumahan seperti jasa perbaikan perabotan listrik, pelaku usaha kecil dan pemerintahan setempat.

Kebahagian itu tentunya sangat beralasan, dikarenkan Pandy yang merupakan teknisi perbaikan perabotan listrik rumah tangga itu dalam mengais rejeki untuk menghidupi keluarga kecilnya harus bergelut dengan aliran listrik. Dan tentunya pemerataan sosial masyarakat di Selayar dengan adanya aliran listrik 24 jam layak seperti kehidupan diwilayah perkotaan sebagaimana mestinya.

Bupati Lingga Alias Wello dan Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar saat berkunjung ke Selayar pada Senin (05/10/2020)

Atas usaha dan perhatian pemerintah daerah terkait pentingnya aliran listrik mendapat apresiasi oleh masyarakat. Kala itu peran Muhammad Nizar selaku Wakil Bupati Lingga sangat sentral dan fokus dalam mengaliri listrik di Kabupaten Lingga, sebab Muhammad Nizar mengerti betul akan peran penting aliran listrik bagi sendi-sendi aktivitas masyarakat dan roda pemerintahan serta perekonomian.

Muhammad Nizar saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Lingga mendapat kebebasan penuh dari Alias Wello selaku Bupati Lingga untuk melakukan berbagai upaya membangun Kabupaten Lingga kearah yang lebih baik, dimasa kepemimpinan AWE-NIZAR mereka bersama-sama berjibaku membangun Lingga baik dari segi perekonomian, pembangunan dan sebagainya.

Untuk urusan aliran listrik 24 jam di wilayah Selayar itu, Muhammad Nizar harus beberapa kali menjumpai sejumlah petinggi PLN guna melobby agar mimpi warga yang dipimpinnya terwujud untuk dapat menikmati aliran listrik 24 jam.

Saat peresmian aliran listrik 24 jam di Kecamatan Selayar dihadiri langsung oleh Kepala PLN Cabang Dabo Singkep Zul Efendi, dapat direalisasi aliran listrik 24 jam tersebut berkat kerjakeras dan kerjasama pemerintah daerah dalam melakukan koordinasi dan komunikasi untuk kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah keinginan masyarakat dapat ditunaikan. Selain kegigihan pemerintah daerah aliran listrik 24 jam ini sesuai dengan nawacita Presiden RI terkait pemerataan pembangunan hingga kepelosok daerah,” kata Zul Efendi

Dengan telah dialiri listrik 24 jam penuh tersebut tentunya sejumlah pelaku usaha kecil yang berhubungan dengan aliran listrik dapat menikmati dan menambah penghasilan. Saat ini masih terdapat beberapa wilayah di Kabupaten Lingga yang masih belum teraliri listrik dan hal itu menjadi salah satu menjadi fokus Bupati Lingga, selain terkait pembangunan insfratruktur, perekonomian dan sebagainya.

Pemkab Karimun