Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Dunia

Pemerintah Arab Saudi Keluarkan Seratus Lebih Izin Jemaah Umrah

Umat Muslim mengitari Kabah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat.(AFP/STR)
Tahap pertama jemaah umrah dibuka sejak peluncuran aplikasi Eatmarna pada 27 September hingga 1 Oktober 2020, Pemerintah Arab Saudi telah keluarkan izin sebanyak 108.041 bagi para jemaah

KUTIPAN.CO – Data pengeluaran izin yang diberikan oleh pemerintah Arah Saudi tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mana pemerintah memberikan 42.873 izin untuk warga negara dan 65.165 untuk ekspatriat.

Dari data yang diungkapkan terdapat beragam usia yang berniat melakukan ibadah Umrah ketanah suci itu dengan presentase usia sebagai berikut :

  • Usia 51-60 tahun terdapat 8 persen
  • Usia 41-50 tahun terdapat 14 persen
  • Usia 20-30 tahun terdapat 17 persen
  • Usia 31-40 tahun terdapat 26 persen
  • Usia lebih dari 60 tahun terdapat 35 persen

Dilansir dari Arab News, Presiden Jendral Dua Masjid Suci mengatakan, ada beberapa skenario telah diadopsi untuk mengatur pergerakan jemaah didalam Masjidil Haram pada musim umrah tahun ini ditengah pandemi Covid-19.

KPK Agendakan Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Suap Nurdin Basirun

Adapun skenario pertama, jemaah melakukan umrah dengan spiral dari luar hingga kedalam Masjidil Haram, Kemudian skenario kedua jemaah dibagi menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari 50 orang dan didampingi pengawas.

Menurut Deputi Presiden Administrativ dan Hubungan Finansial, Dr Saad bin Mohammed Al-Mohaimeed, presidensi telah merekrut lebih dari 1.000 pegawai untuk menyukseskan rencana ini.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan akan kembali mengizinkan para jemaah dalam dan luar negeri untuk melaksanakan ibadah umrah secara bertahap.

“Persetujuan dikeluarkan untuk mengizinkan umrah dan mengunjungi Masjidil Haram di Mekah secara bertahap bagi mereka yang berada di wilayah kerajaan mulai 4 Oktober 2020 dengan langkah-langkah pencegahan di bidang kesehatan,” kata pihak kementerian sebagaimana dikutip The National, Rabu (23/9/2020).

Tolak Bentuk Intimidasi, Wartawan Karimun Gelar Unjuk Rasa

Tahap pertama pun akan dibuka esok hari, Minggu (4/10/2020) dengan batas kapasitas 30 persen atau 6.000 jemaah per hari di area Masjidil Haram Mekah.

Kemudian, tahap kedua akan dibuka mulai 18 Oktober 2020 dengan batas kapasiitas 75 persen atau 15.000 jemaah per hari.  Selanjutnya, pada tahap ketiga, akan dimulai pada 1 Oktober, di mana warga negara dan masyarakat di dalam dan luar wilayah kerajaan diizinkan melakukan umrah.

Pada tahap ini, 100 persen kapasitas diberlakukan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan. Terakhir, tahap 4 yang akan dimulai saat otoritas Saudi memutuskan bahwa risiko pandemi telah dapat dinetralisasi.  Meski demikian, tahapan yang diumumkan dalam pernyataan tersebut akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan pandemi.

Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply