Pasca Dilantik Sebagai Ketua DPD Ormas MKGR Kepri, Rizki Faisal Optimis Perkuat Kader

  • Bagikan

KUTIPAN.CO – Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Dr. Ir. H. Adies Kadir., SH, M, Hum melantik sejumlah anggota pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Kepri. Rizki Faisal resmi menjabat sebagai Ketua periode 2021-2026.

Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Umum DPP Ormas MKGR Adies Kadir, Ketua DPD Partai Golkar Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, Ketua DPD Ormas MKGR Rizki Faisal dan para tamu undangan.

Dengan mengusung tema “kerja-kerja kerakyatan mengedepankan konsep gotong royong” merupakan ciri khas MKGR untuk menjadi organisasi kemasyarakatan terdepan.

Ketua Umum DPP Ormas MKGR, Adies Kadir mengatakan, kita tau bahwa Ormas MKGR di Kepri cukup menonjol. Jadi kita berharap kepada pemimpin yang baru saja dilantik dapat menunjukkan kinerjanya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan seperti halnya membantu para pelaku UMKM.

Lanjut Adies, selain membantu para pelaku UMKM, kita juga akan membantu para tenaga kesehatan dan tentunya sebagai ormas yang berafiliasi kepada Partai Golkar ia menekankan kepada seluruh anggota dapat terus mengawal kebijakan-kebijakan Partai Golkar baik itu ditingkat pusat hingga daerah.

“Kita sebagai ormas yang berafiliasi kepada Partai Golkar, kami ingin mengawal seluruh kebijakan Partai Golkar yang berada di pusat maupun daerah,” ujar Adies kepada awak media usai Pelantikan DPD Ormas MKGR, di Hotel Aston, pada Sabtu (28/12/2021) malam.

Selain itu, Adies juga meminta kepada ormas MKGR dapat menjaga kepemimpinan Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepri hingga masa jabatan berakhir.

“Ia meminta agar ormas MKGR dapat menjaga kepemimpinan Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepri hingga tuntas. Tidak ada satu hal yang dapat menggangu selama beliau memimpin Kepri,” tegas Adies.

Adies menambahkan, usai pelaksanaan pelantikan ini tentunya target kami sama dengan Partai Golkar. Kami ingin menang di Pilkada, Pemilu dan Pilpres mendatang.

“Jadi tugas kami adalah menciptakan kader sebanyak-banyaknya diseluruh Indonesia khususnya Provinsi Kepulauan Riau,” tambah Adies.

Ditempat yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada DPD Ormas MKGR Provinsi Kepri yang telah memberikan dukungan penuh semasa ia menjabat sebagai Gubernur Kepri.

“Tentunya saya secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada Ormas MKGR Kepri. Perjuangan mereka merupakan perjuangan saya. Saya meyakini bila kita sukses membangun, saya sebagai kader Golkar bekerja secara otomatis Ormas MKGR akan lebih besar kedepannya,” tegas Ansar.

Sementara itu, Ketua DPD Ormas MKGR Kepri, Rizki Faisal menyampaikan, ormas MKGR di Kepri dalam situasi apapun terus berdampingan bersama rakyat, terlebih di masa pandemi Covid-19 dengan melakukan kerja-kerja nyata.

“Dari mulai menggelar vaksin, pemberian vitamin, hingga berbagi sembako untuk meringankan beban dan kesusahan rakyat serta membina para pelaku UMKM,” ucap Rizki Faisal.

Lanjutnya, kebangkitan ekonomi rakyat juga menjadi konsentrasinya yaitu, dengan membina para pelaku UMKM agar tumbuh dan berkembang.

Tak hanya itu, Rizki mengaku optimistis Ormas MKGR Kepri akan dapat berbicara banyak bila melihat keragaman komposisi kepengurusan yang ada, baik DPD maupun DPC berasal dari berbagai macam latar belakang. Mulai ulama, akademisi, pengusaha, hingga anggota dan pimpinan DPRD.

“Ormas MKGR telah sekian lama menjadi wadah pencetak kader Partai Golkar. Pelantikan MKGR Kepri sebagai awal dalam memperkuat posisi sebagai pencetak kader di berbagai bidang. Selanjutnya kita akan fokus konsolidasi pada agenda-agenda berikutnya,” pungkasnya.

Dalam pelantikan DPD Ormas MKGR Provinsi Kepri, belasan pelaku UMKM dan 10 Tenaga Kesehatan (Nakes) mendapatkan bantuan uang tunai sebagai bentuk kepedulian dan dukungan besar dari Ormas MKGR terhadap kehadiran pelaku UMKM maupun Nakes di Provinsi Kepri.

Diketahui, untuk setiap pelaku UMKM mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 4 juta dan untuk tenaga kesehatan sebesar Rp1 juta per orangnya.

Penulis: Laporan YuyunEditor: Fikri
  • Bagikan