Connect with us

Lingga

Oknum KPPS Lingga Diduga Arogan, PWI Tempuh Jalur Hukum

Published

on

oknum kpps lingga

KUTIPAN.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga mengecam dan menyayangkan sikap oknum Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang melakukan pengusiran dan pelarangan bagi jurnalis yang melakukan peliputan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada Rabu (9/12/2020) lalu.

“Kita sangat prihatin, pada era keterbukaan saat ini, masih ada pihak yang belum memahami tugas seorang wartawan sebagai representasi warga negara dan kemerdekaan pers untuk menyampaikan informasi kepada publik.” kata Ketua PWI Lingga, Jhony Prasetya, Minggu (13/12/2020).

Sikap yang berlebihan dan arogan tersebut tidak hanya mencederai pesta demokrasi yang sedang berlangsung dalam pemilihan kepala daerah namun juga mencederai hati insan pers sebab sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 dinyatakan pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Oleh sebab itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga akan membawa langkah hukum terkait kejadian tersebut, hal ini selain karena jurnalis yang mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan tersebut merupakan bagian dari anggota PWI Lingga juga merupakan langkah mundur jalannya demokrasi di Republik Indonesia disaat jurnalis di haling-halangi dalam melaksankan tugas peliputan.

Baca :  Update Sirekap KPU Pilkada Lingga 12 Desember 2020 Dini Hari Nizar-Neko Semakin Unggul

“Yang menjadi pertanyaan, apakah ada yang hendak dirahasiakan dan tidak ingin diketahui oleh publik sehingga oknum ketua KPPS tersebut bersikap berlebihan sehingga mengabaikan amanat Undang-Undang kebebasan pers,” tegas Jhony yang di dampinggi Sekretaris PWI Lingga, Iman Arifandy.

Seperti di beritakan sejumlah media di Kabupaten Lingga, Wartawan Kabarterkini.co.id di usir oknum Ketua KPPS Rabu 9 Desember 2020 lalu , padahal kehadiran awak media ini, bermaksud mengabarkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Lingga sesui aturan protokol kesehatan, namun sikap arogan dan berlebihan di pertontonkan oknum Ketua KPPS yang berlokasi di TPS 04 tepatnya pada SD Negeri 03 Daik Lingga, padahal di TPS-TPS lain para jurnalis dapat melaksankan tugas peliputan tanpa ada larangan dari petugas KPPS.


Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan