Selamat Tahun Baru Kutipan Berita

Oknum Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur

  • Bagikan
Foto cabul, oknum pendeta, Pencabulan

KUTIPAN.CO – Seorang oknum calon pendeta berinisial DS (27) sekaligus anak pemilik salah satu yayasan di Bengkong ditangkap polisi usai dilaporkan mencabuli empat orang anak dibawah umur.

Foto cabul, oknum pendeta, Pencabulan

Mirisnya, aksi yang dilakukan oleh pelaku DS diketahui sejak bertahun-tahun dan kali ini baru terungkap.

Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepri Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus akrab disapa Romo Paschal melalui Anggota KKP-PMP Leo Halawa mengatakan, bahwa korban ada 4 orang anak dibawah umur, dimana dua orang diantaranya berusia 17 tahun dan dua nya lagi berusia 15 tahun serta 12 tahun.

Dijelaskan Leo Halawa, puncak kejadian tersebut pada tanggal 23 Agustus 2021 sekira pukul 03.00 Wib, pelaku masuk ke dalam kamar korban melalui jendela.

“Pelaku masuk ke kamar korban lewat jendela dan langsung memegang kemaluan korban hingga korban berteriak. Saat itu juga teman satu kamar terbangun langsung menghidupkan lampu, baru ketahuan bahwa pelakunya adalah oknum calon pendeta,” ucap Leo.

Foto cabul, oknum pendeta, Pencabulan
Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepari Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus akrab disapa Romo Paschal | Foto : Ist

Tak hanya itu, menurut pengakuannya, korban sudah bertahun-tahun menerima dugaan pelecehan seksual atau pencabulan dari pelaku, namun baru terungkap,” ujar Leo Halawa saat diwawancarai awak media, Rabu (8/9/2021) malam

Setelah pihaknya mendapatkan informasi tersebut, Leo Halawa selaku pendamping diberikan mandat oleh Romo Paschal untuk mengurus kepentingan hukum para korban.

“Saat ini pelaku DS sudah diamankan. Kami sangat mengapresiasi kinerja Unit VI Satreskrim Polresta Barelang. Masa depan anak-anak ini perlu sekali dipertimbangkan,” tegas Leo.

Sementara itu, untuk ke empat korban yang masih dibawah umur saat ini sudah diamankan di salah satu tempat untuk menjalani masa pemulihan psikis.

“Kita berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Tentu, sangat kita sayangkan sekali pelaku merupakan pemuka agama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan belum dapat dikonfirmasi.


Laporan : Yuyun

  • Bagikan