Nutrifood Bersama Kemenkes RI dan BPOM RI Ajak Masyarakat Batasi Konsumsi Gula

  • Bagikan
Nutrifood Bersama Kemenkes RI

KUTIPAN.CO – Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional sekaligus Hari Diabetes Sedunia 2021, Nutrifood bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menggelar webinar Festival Komunitas ‘Beat Obesity’ 2021, pada Kamis (4/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri empat narasumber yakni dr. Elvieda Sariwati, M.Epid, Plt selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM, selaku Dokter Spesialis Gizi Klinis, Yusra Egayanti, S.Si, Apt, MP, selaku Koordinator Standardisasi Pangan Olahan Keperluan Gizi Khusus, Badan POM RI, Susana, S.T.P., M.Sc., PD.Eng., selaku Head of Strategic Marketing Nutrifood dan Marcellino Indrawan selaku The New L-Men of The Year 2021 sekaligus seorang Health Influencer.

Kegiatan Festival Komunitas ‘Beat Obesity’ ini merupakan bagian dari kampanye yang telah
dijalankan Nutrifood sejak 2013 terkait pentingnya cermati konsumsi gula, garam, dan lemak serta membaca label kemasan.

Program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk hidup lebih sehat, khususnya di masa pandemi ini, dengan membatasi asupan gula serta memahami sumber pemanis yang lebih baik agar terhindar dari risiko obesitas dan diabetes.

Dalam pemaparannya, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid, Plt selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan RI menyampaikan, menurut Riskesdas 2018, tingkat obesitas pada orang dewasa meningkat menjadi 21,8 % dan prevalensi berat badan berlebih juga meningkat dari 11,5 % di 2013 sampai 13,6 % di 2018.

“Perubahan gaya hidup selama pandemi seperti konsumsi gula berlebih dan berkurangnya aktivitas fisik berpotensi meningkatkan risiko obesitas. Kita ketahui bersama bahwa obesitas memiliki risiko prediabetes dan diabetes dimana hampir 90% orang dengan diabetes tipe 2 ternyata mengalami masalah kelebihan berat badan atau obesitas,” ucap dr. Elvieda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan