
KUTIPAN – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Pekaka, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, berakhir duka. Korban bernama Azman ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu sore (25/1/2026).
Sebelumnya, Azman diketahui berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga sore hari menjelang petang, korban tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga keluarga merasa khawatir dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.
Dalam pencarian awal yang dilakukan warga, sampan milik korban ditemukan terombang-ambing tanpa awak. Sementara keberadaan Azman tidak diketahui. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kepala BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, menyampaikan bahwa laporan yang diterima pihaknya mengarah pada dugaan korban mengalami musibah saat melaut akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Berdasarkan informasi di lapangan, saat korban melaut terjadi angin kencang disertai gelombang yang cukup tinggi,” kata Oktanius.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lingga bersama masyarakat setempat langsung melakukan pencarian sekitar pukul 17.00 WIB di perairan Desa Pekaka, Kecamatan Lingga Timur.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.50 WIB, korban ditemukan mengapung di kawasan pesisir yang dipenuhi tanaman bakau atau mangrove, tidak jauh dari lokasi ditemukannya sampan korban.
“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan pada hari yang sama,” jelas Oktanius.
Proses pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lingga, aparat RT dan RW, perangkat desa, serta masyarakat sekitar. Dua personel TRC BPBD yang diterjunkan ke lokasi pencarian yakni Sucipto dan Jailani.
Atas kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Lingga kembali mengimbau masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut





