Nekat Tipu Ribuan Warga Dengan Modus Sembako Murah, Oknum Ketua RT di Batam Diringkus Polisi

WhatsApp Image at

PA (38) oknum Ketua RT. 001 Ruli Kampung Pasar Melayu Kelurahan Bukti Tempayan Kecamatan Batu Aji harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus penjualan sembako murah.

Harris Resort Batam

Hal tersebut terungkap setelah adanya laporan dari korban berinisial O dan S lantaran pelaku tidak memberikan sembako yang sudah dijanjikan.

“Pelaku PA berhasil diamankan pada Kamis (10/3/2022) sekira pukul 19.30 WIB di rumah istrinya yang berada di Desa Sumber Agung A2 Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto, S.Sos, S.I.K. didampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH, dan Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Budi Santosa, SH, di Mapolsek Batu Aji, pada Rabu (16/3/2022).

Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto mengatakan, awalnya pelaku membeli paket sembako yang berisi 1 karung beras 5 Kg, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 5 butir telur ayam dan 5 bungkus intermi dengan harga Rp 87.500.

Selanjutnya pelaku mendatangi korban O dan S untuk menjualkan paket sembako tersebut kepada para warga di Kampung Cunting dan Perumahan Taman Karina Kelurahan Tanjung Uncang dengan harga per paket sembakonya sebesar Rp 60.000.

“Hal tersebut dilakukan supaya para warga terpancing untuk membeli paket sembako murah dan karena dilihatnya banyak warga yang berminat sehingga berkelanjutan,” ucap Daniel Ganjar.

Kemudian pelaku memberikan kupon sampai kurang lebih 1.393 kupon paket sembako murah kepada korlapnya untuk dijualkan kepada para warga.

“Dan untuk menyakinkan para warga yang mau membeli paket sembako murah tersebut pelaku memberikan stempel RT dan RW di kupon sembako murah tersebut,” jelasnya.

Perbuatan yang dilakukan oleh pelaku sebelumnya sudah direncanakan dengan meyakinkan beberapa orang warga diberikan paket sembako dengan harga Rp 60.000 perpaket.

Sementara pelaku membeli paket sembako tersebut seharga Rp 87.500 dan dia juga tidak punya uang untuk membeli paket sembako sebanyak permintaan warga.

Daniel Ganjar menambahkan, setelah banyak warga yang membeli dan uang paket sembakonya sudah disetorkan oleh para korlapnya kurang lebih sebesar Rp 76.615.000 pelaku langsung membawa kabur uang tersebut dan melarikan diri ke kampung istrinya di Desa Sumber Agung A2, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyu Asin, Provinsi Sumatera Selatan.

Ia mengimbau kepada masyarakat kota Batam khususnya masyarakat Batu Aji agar tidak mudah percaya dengan penjualan sembako murah dengan menggunakan kupon.

Masyarakat dapat menanyakan ke Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kelurahan apabila menemukan hal tersebut dan dapat juga datang langsung ke polsek terdekat untuk memastikan apakah penjualan sembako tersebut benar atau tidak, sehingga tidak terulang kembali kejadian yang sama.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 378 K.U.H.Pidana dan atau Pasal 372 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun.

(Yyn)

Pemkab Karimun