Modus Penipuan Pembayaran Belanja Lewat QR Non Card, Seorang Wanita di Batam Ditangkap Polisi

IMG WA

Seorang wanita di Batam diamankan Polsek Batam Kota usai melakukan penipuan pembayaran berbelanja melalui barcode QR, di One Mall Batam, pada Rabu (13/4/2022).

Harris Resort Batam

“Pelaku seorang perempuan berinisial MNZ (37) diamankan saat berada di pintu keluar Panbill Mall Batam,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wilhelmina, Rabu (27/4/2022).

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya Astuty Wilhelmina, SIK mengatakan, kejadian berawal pada Rabu (13/4/2022) sekira pukul 21.56 WIB pelaku MNZ berbelanja di One Mall Batam, Kecamatan Batam Kota.

Kemudian pelaku melakukan transaksi pembayaran pembelian barang berupa baju, celana dan topi sebanyak 72 pcs dengan pembayaran melalui aplikasi Qris dengan memasukkan QR code sebesar Rp 31.618.000.

“Pelaku sudah melakukan tindak pidana penipuan sebanyak 8 kali diberbagai toko dengan modus datang ke toko mana saja yang dapat melakukan pembayaran melalui QR Non Card,” ungkap Kapolsek.

Kemudian pelaku berbelanja dan meminta kepada karyawan toko pembayaran pembelian barang dengan menggunakan transaksi transfer karena pelaku mengaku tidak memiliki uang tunai.

Lanjutnya, lalu pelaku berpura-pura meminta karyawan untuk mengganti salah satu pakaian yang dipesan agar pelaku berkesempatan mengedit bukti transfer sesuai jumlah pembayaran.

“Selesai pelaku mengedit bukti pembayaran langsung menunjukkan Handphone nya kepada karyawan toko bahwa pembayaran sudah di transfer dan karyawan toko membaca bukti transfer dari Handphone pelaku dengan menunjukkan telah berhasil maka karyawan toko mempersilahkan pelaku membawa barang-barang yang dibelinya,” ucap Kompol Nidya.

Setelah mendapat laporan, unit Reskrim Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan dan menemukan dari rekaman CCTV bahwa pelaku datang ke One Mall Batam dengan menggunakan mobil Toyota Calya.

Kemudian Unit Reskrim mencari keberadaan mobil tersebut dan mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di area parkir Panbill Mall Batam dan tim berhasil mengamankan pelaku saat keluar di pintu keluar Panbill Mall Batam.

Dijelaskan Kompol Nidya, saat dilakukan pemeriksaan tim menemukan beberapa baju merk polo di bagian belakang mobil tersebut dan kemudian pelaku dibawa ke Polsek Batam Kota.

Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan dilakukan pengembangan terhadap barang milik korban dan menemukan barang-barang milik korban disimpan dikamar kos yang berada di Bengkong sebanyak 64 pcs baju dan celana Merk Polo Rl OBM dan 7 pcs sudah dijual pelaku.

Ia menghimbau seluruh warga Indonesia terutama dalam hal ini karyawan ataupun pemilik usaha, saat ada konsumen yang membayar melalui QR diharapkan tidak tergesa-gesa untuk membawa barang yang dibeli.

“Cek terlebih dahulu di mbanking Bank maupun email apabila transaksi sudah masuk baru mengizinkan konsumen membawa barang yang dibeli, ini menghindari kejadian penipuan seperti ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini Staff Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia mengimbau ada 3 langkah yang pelaku lakukan. Cek dari pembelinya liat bukti transaksi cek tanggal jam dan nama toko, cek diaplikasi pedagang bisa Gopay, Bca dan cek apabila sudah masuk baru barang bisa diberikan kepada konsumen.

Atas perbuatannya pelaku dijerat oleh Pasal 378 K.U.H.P Jo Pasal 65 Ayat 1 Kuhpidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.