Penampakan Pulau Borery telah ratusan tahun tak dihuni manusia (Foto : iStock)

KUTIPAN.CO – Sebuah pulau dibiarkan tanpa penghuni selama ratusan tahun. Tempatnya yang bagaikan latar di kisah-kisah purbakala dan sulitnya akses menambah misterinya. Boreray namanya.

Boreray merupakan pulau terkecil dari Kepulauan St Kilda yang terletak di Atlantik Utara. Kawasan St Kilda sendiri merupakan bagian dari Kepulauan Inggris yang berjarak 66 kilometer dari barat Kepulauan Barat.

Dilansir dari The Travel, pulau ini tak dihuni manusia dalam jangka waktu lama karena sulitnya akses menuju ke pulau tersebut. Bila diperhatikan, pulau ini memang didominasi tebing curam dan batuan. Hal ini menyulitkan orang untuk lalu lalang menggunakan perahu.

Namun menurut laporan BBC pada pertengahan 2011 lalu, pulau seluas 86 hektar dengan puncaknya berada di ketinggian 384 mdpl itu pernah dihuni manusia pada zaman dahulu kala. Kala itu, arkeolog mengemukakan bahwa mereka menemukan sisa pemukiman permanen dari Zaman Besi.

Arkeolog saat itu berkata, “sampai sekarang, kami mengira Boreray hanya dikunjungi untuk berburu musiman dan berkumpul oleh orang-orang Hirta. Tetapi penemuan baru ini menunjukkan bahwa komunitas pertanian sebenarnya tinggal di pulau itu, mungkin pada zaman prasejarah.”

Adanya kelompok manusia yang menghuni Boreray ini diperkuat dengan temuan sistem pertanian terasering dan bangunan yang terbuat dari batuh utuh yang telah terkubur di bawah tanah dan rumput.

“Sisa-sisa pertanian dan gundukan pemukiman memberi kita pandangan, mereka hidup untuk sementara waktu di Boreray. Bertani di salah satu pulau terpencil dan tidak ramah di Atlantik Utara akan menjadi kehidupan yang keras dan melelahkan,” ujarnya menjelaskan dugaan.

Pulau Borery merupakan habitat berbagai satwa dan tanaman (foto:BBC)

Pada 1931, pulau ini pernah dibeli oleh seorang ahli yang mempelajari burung (ornithologist) John Crichton-Stuart. Namun setelah kematiannya pada 1957, kepemilikan pulau ini diambil alih organisasi konservasi Skotlandia yaitu National Trust for Scotland (NTS).

Kendati pulau ini tak dihuni manusia, Boreray menjadi habitat aneka jenis satwa dan tumbuhan. Pada 1959 tercatat ada 45 ribu pasang gannet, salah satu jenis burung laut yang hidup di Boreray. Selain itu ditemukan pula 130 varietas tanaman bunga di sana. Boreray juga menjadi rumah bagi domba paling langka di Inggris yang disebut sebagai Boreray Blackface atau Hebridean Blackface.

Karena menjadi habitat berbagai hewan dan tumbuhan serta keindahan alaminya, Boreray masuk dalam situs warisan dunia UNESCO pada 1986. Kemudian pulau ini juga mendapatkan gelar ganda yaitu Dual World Heritage Status dari UNESCO untuk keindahan alam dan budayanya.

Informasi terbaru dari Boreray datang pada Agustus 2019 silam dimana sejumlah peneliti sedang melakukan survei populasi burung laut di kawasan St Kilda. Keberadaan burung laut di pulau itu sangat penting untuk menjaga ekosistem dan juga membantu menyuburkan tanah.

Namun, sejauh ini masih banyak misteri yang belum terjawab dari Boreray. Lagi-lagi karena sulitnya akses menuju pulau itu menyulitkan proses observasi di sana. Penampakannya yang menjulang di tengah lautan, bagaikan di film-film sains fiksi, niscaya menambah keingintahuan mengenai serba-serbi pulau ini.

(*)

Sumber : detikcom