Connect with us

Ekonomi

Menkeu Anggarkan Rp 11,6 Triliun Untuk Diskon Listrik 2021

Published

on

Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers Tindak Lanjut terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM. (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers Tindak Lanjut terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM. (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)

KUTIPAN.CO – Stimulus listrik diperpanjang, hal ini dilakukan mengingat pandemi Covid-19 masih belum reda, stimulus yang diberikan oleh pemerintah berupa diskon tarif dan diskon rekening minimun dan biaya beban abonemen hingga Desember 2021 mendatang.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyebutkan total anggaran untuk stimulus listrik sepanjang 2021 ini mencapai Rp 11,6 triliun. Dari anggaran tersebut terbagi menjadi diskon listrik Rp 9,49 triliun dan bantuan rekening minimum dan biaya atau abonemen Rp 2,11 triliun sepanjang Januari hingga Desember 2021.

Berikut rincian diskon listrik yang diberikan:

– Pelanggan berdaya 450 Volt Ampere (VA):
Diskon tarif listrik sebesar 50% selama April-Desember 2021.
Diskon tarif listrik sebesar 100% selama Januari-Maret 2021.

Baca :  Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar, Menteri Keuangan Turun Tangan

– Pelanggan berdaya 900 VA bersubsidi:
Diskon tarif sebesar 25% selama April hingga Desember 2021.
Diskon tarif listrik sebesar 50% selama Januari-Maret 2021.

Bantuan biaya rekening minimum:
Diskon 50% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama April-Desember 2021.
Diskon 100% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama Januari-Maret 2021.

Bantuan biaya beban atau biaya abonemen:
Diskon 50% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama April-Desember 2021.
Diskon 100% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial selama Januari-Maret 2021.

“Pemerintah dalam suasana ini untuk beri dukungan masyarakat 32,6 juta pelanggan listrik dalam hal ini pelanggan 450 VA dan 900 VA diskon listrik yang akan diperpanjang sampai Desember dari seharusnya selesai di September 2021, sehingga seluruh tahun alokasi untuk diskon listrik sebesar Rp 9,49 triliun,” kata Sri Mulyani, Rabu (21/07/2021).

Baca :  Kemenkeu Kucurkan Rp13 T Bantu BPJS Kesehatan

Adapun rincian Rp 9,49 triliun untuk anggaran diskon listrik yakni Rp 7,58 triliun untuk diskon selama sembilan bulan hingga September 2021 untuk 32,6 juta pelanggan, lalu ditambah lagi Rp 1,91 triliun untuk stimulus selama tiga bulan sejak Oktober hingga Desember 2021.

Sedangkan total anggaran satu tahun untuk bantuan rekening minimum mencapai Rp 2,11 triliun, terdiri dari Rp 1,69 triliun untuk alokasi diskon Januari-September 2021 untuk 1,14 juta pelanggan, lalu ditambah lagi Rp 0,42 triliun untuk Oktober-Desember 2021 dengan jumlah pelanggan yang sama.


Laporan : Ridho
Editor : Fikri
Source : CNBC

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan