Beranda Klik News Nasional Meme Joker, Ade Armando Tranding Topik di Twiter

Meme Joker, Ade Armando Tranding Topik di Twiter

Jakarta – Rakyat twiter ramai membicarakan Ade Armando dengan #tangkapAdeArmando, cuitan itu bermula disebabkan terkait dengan unggahan meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di akun facebooknya.

Dalam unggahan itu, terlihat Anies yang menggunakan pakaian dinas lengkap diubah seperti menggunakan riasan layaknya wajah tokoh fiksi Joker. Meme tersebut juga disertai kalimat yang berbunyi ‘Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat’.

https://twitter.com/hashtag/TangkapAdeArmando?s=08

Sejumlah cuitan di Twitter meminta polisi untuk menindak tegas atas perbuatan ahli komunikasi tersebut.

“Sudah sangat pantas ini orang dipenjara perkataannya selalu bikin rusuh” cuitan @pena_alfath

“Tak ada yang kebal hukum di negeri ini” cuit @Vaduka

“Manusia setengah matang, semoga tidak ada yangvkebal hukum di negeri ini” cuitan @vivi_roboth

https://twitter.com/vivi_roboth/status/1190270078454861824?ref_src=twcamp%5Ecopy%7Ctwsrc%5Eandroid%7Ctwgr%5Ecopy%7Ctwcon%5E7090%7Ctwterm%5E3

Sementara itu dilansir dari CNN Indonesia Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, Jumat (1/11) malam.

“Foto (yang diunggah) di facebooknya Ade Armando adalah foto Gubernur Anies Baswedan yang merupakan dokumen milik Pemprov DKI atau milik publik yang diduga diubah menjadi foto seperti (tokoh) Joker,” ujar Fahira kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019).

Menurut Fahira, Ade telah melanggar Undang-Undang dengan mencemarkan nama baik seseorang. Apalagi, tokoh tersebut merupakan orang nomor satu di Ibu kota.

Fahira pun mengungkit bahwa Ade merupakan tokoh yang kerap kali menjadi tersangka dan dilaporkan oleh berbagai pihak. Hal ini mendorong dirinya untuk menempuh jalur hukum, sehingga kasus tersebut dapat tuntas.

“Saya melakukan pelaporan ini karena saya yakin, apalagi hari ini bapak Idham Azis dilantik. Saya punya optimisme, percaya bahwa koridor hukum adalah satu-satunya cara yang harus kita tempuh jika melihat adaya dugaan pelanggaran hukum,” jelas dia.

Editor : Kri
Source : Twitter dan CNN Indonesia