Connect with us

Lingga Update Covid-19 : 24 April 2020 Berikut Situasi Terkini

Published

on

KUTIPAN.CO – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga umumkan secara berkala melalui siaran pers perkembangan update situasi Kabupaten Lingga terkait Covid-19.

Pertanggal 24 April 2020 secara akumulatif 10 ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Lingga, dengan wilayah :

Singkep : 5 ODP
Singkep Pesisir : 1 ODP
Singkep Barat : 2 ODP
Senayang : 1 ODP
Selayar : 1 ODP

“ODP selesai pemantauan 7 orang dan masih dalam pemantauan 3 orang, yang selesai pemantauan telah dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Wirawan Trisna Putra Juru Bicara Dinas Kesehatan Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes PPKB Lingga saat dikonfirmasi, Jumat malam (24/4/2020).

Pemerintah Kabupaten Lingga melakukan Protokoler Kesehatan di Area dan Transportasi Publik dengan Deteksi Suhu Tubuh dititik pintu Pelabuhan dan Bandara dengan hasil sebagai berikut :

Pelabuhan Roro Jagoh : 13 Orang
Bandara Dabo : 34 Orang
Pelabuhan Dabo : 6 Orang
Pelabuhan Tajur Biru : 6 Orang
Pelabuhan Tg. Buton : 39 Orang
Pelabuhan Jagoh : 44 Orang

“Hasil pemeriksaan suhu tubuh disemua pintu pelabuhan atau bandara menunjukkan 0 ODP,” kata Wirawan

Kegiatan Surveilans Covid-19 pengumpulan, Pencacatan, Analisa Data, Pemantauan Penyebaran, Pengamatan dan Deteksi Dini dilakukan secara terus menerus pada wilayah kerja 12 Puskesmas se-Kabupaten Lingga.

Terkait protokoler kesehatan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dilakukan dengan isolasi mandiri, formulir pemantauan harian, edukasi promosi kesehatan oleh petugas kesehatan wilayah setempat selama 14 hari berturut-turut, dan secara ketat memantau kondisi kesehatan (Suhu Tubuh, Batuk, Sesak Nafas, Pneumonia ringan/berat) sampai dengan dinyatakan sehat selesai dalam pemantauan dengan pemberian surat keterangan selesai dalam pemantauan.

Selain itu, kegiatan komunikasi edukasi dan informasi promosi kesehatan terkait Covid-19 disebarluaskan kepada masyarakat secara aktif dan terus menerus untuk melakukan pembatasan kontak fisik, menjaga jarak 1 sampai 2 meter, menghindari keramaian, menerapkan etika batuk dan selalu cuci tangan pakai sabun.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending