Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

Lingga Masih Tertinggi Angka Kemiskinan

KUTIPAN.CO – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Kabupaten Lingga, Datok Muhammad Ishak, menyampaikan pentinya program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, dilakukan oleh pemimpin daerah yang berjuluk Bunda Tanah Melayu ini.

“Siapapun yang diamanahkan menjadi pemimpin Lingga kedepan, kerja keras memerangi kemiskinan dan menurunkan angka kemiskinan yang pada tahun 2019 terdata masih berjumlah 11.560 jiwa, itu harus menjadi perhatian yang utama dan serius, dan perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan angka kemiskinan masih tinggi di Kabupaten Lingga, bahkan tertinggi di Provinsi Kepri,” kata mantan Kepala Bappeda Kabupaten Lingga ini kepada media, Sabtu (8/8/2020).

Letak georgrafis Kabupaten Lingga, lanjut Datok Ishak, dan banyak nya masyarakat yang mendiami di wilayah pesisir yang terserbar di 604 pulau, bukanlah alasan yang membuat masyarakat Lingga masih banyak yang susah, justru harus menjadi kekuatan sekaligus menjadi peluang untuk memanfaatkan potensi tersebut, guna melanjutkan pembangunan ekonomi di Kabupaten Lingga.

Komitmen dan konsistensi, lanjut Datok Ishak, serta keseriusan dan pembangunan yang berkelanjutan, dengan melibatkan para pihak dalam ikhtiar mengentaskan kemiskinan, barangkali ini merupakan hal yang harus dimiliki oleh para pemimpin kedepan di daerah ini.

“Belalar dari pengalaman daerah-daerah lain dalam mempercepat mengentaskan kemiskinan, juga dapat dijadikan referensi,” terang Pria yang juga pernah menjabat sebagai, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga ini.

Menurut Datok Ishak yang saat ini sudah mendapat SK pensiunan dini sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini, walaupun kadang masing-masing daerah punya permasalahan yang berbeda, pengalaman itu, kan guru yang paling baik, jadi tidak salah kalau mau belajar dengan daerah-daerah lain, yang telah berhasil menekan angka kemiskinan.

“Termasuk juga tidak tertutup kemungkinan, perlu diwujudkan kembali beberapa program-program yang pernah dilakukan, seperti program rumah layak huni, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan program- program yang tidak populis lainnya, tetapi berdampak positif bagi masyarakat,” imbuhnya.

Penulis : Pandi | Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply