Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Batam

Lebaran Tahun Ini Tidak Ada Takbir Keliling dan Salat Eid Berjemaah

KUTIPAN.CO – Pemerintah kota Batam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah sepakat untuk meniadakan takbir keliling dan sholat eid di Masjid, Mushola, atau di lapangan terbuka, hal tersebut dilakukan guna antisipasi penyebaran Covid-19.

“Dari hasil rapat hari ini kita sepakat, tidak ada malam takbiran, tidak salat Idul Fitri berjemaah di masjid musala, berlaku di mainland dan hinterland,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Dataran Engku Putri, Jumat (15/5/2020).

Menurut Rudi, keputusan tersebut diputuskan dan diberlakukan mengingat saat ini virus corona masih mewabah di Batam, bahkan hingga tanggal 14 Mei masih didapati warga yang terpapar Covid-19.

Selain itu kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam mengatakan, kegiatan open house juga ditiadakan dan anggaran uang peruntukannya dialihkan dengan pembagian nasi kotak kepada warga kurang mampu.

“Untuk open house itu ada dananya dan untuk tahun ini saya sudah perintahkan anggota agar dialihkan menjadi nasi kotak dan disalurkan ke masyarakat,” kata dia

Dijelaskan Rudi, ada sebanyak 5.000 kotak di Pemko Batam, 5.000 kotak di BP Batam. Nanti ini akan dibagikan ke masyarakat yang kurang mampu. Supaya mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan. Tapi ini khusus untuk mainland, karena butuh waktu lagi kalau mau dikirim ke hinterland.

Sementara itu Kepala Kemenag Kota Batam, Zulkarnain Umar mengatakan setelah melihat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Surat Edaran Menteri Agama, hingga Surat Edaran Gubernur Kepri yang menyatakan Batam zona merah, maka dapat diambil keputusan untuk tetap beribadah di rumah, ia meminta masyarakat umat muslim untuk fapat menahan diri dan bersabar serta menjaga kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Tentu kita kembali ke hukumnya, kembalikan ke Fatwa MUI, untuk yang zona merah beribadah di rumah. MUI bahkan sudah mengeluarkan panduan khusus bagaimana melaksanakan salat Idul Fitri di rumah,” kata Zulkarnain.

Hal senada disampaikan Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, yang pada intinya keputusan ini bukanlah melarang masyarakat untuk beribadah, namun lebih pada untuk tidak berkumpul-kumpul, ia juga meminta kepada ulama untuk menyampaikan hal tersebut yang tentunya untuk kebaikan bersama agar terhindar dari penularan Covid-19 dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita tidak larang ibadah. Kita melarang untuk berkumpul. Kepada para ulama, tolong sampaikan ke masyarakat, tahan dulu,” kata Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro.

Hadir pada kesempatan tersebut Danlanal Batam, Danlanud Batam, Dandim 0316/Batam, Danyon Raider RK 136/TS, Danyon Marinir-10/SBY, dan Dandenpom 1/6 Batam.

Editor : Fikri
Source : Mediacenter.batam.go.id

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply