Kurang 24 Jam, Pelaku Jambet Berhasil Diringkus Polsek Lubuk Baja

  • Bagikan
Jambret Lubuk Baja

KUTIPAN.CO – Kurang dari 24 jam, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil meringkus pelaku jambret yang beraksi di tepi jalan raya samping Restoran Sushitei Kelurahan Batu Selicin Kecamatan Lubuk Baja, pada Kamis (18/11/2021).

Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono menjelaskan, pengungkapan berawal pada Kamis (18/11/2021) sekira pukul 20.00 Wib korban GA (27) sepulang dari makan malam di teras cafe berencana pulang ke rumah dengan berjalan kaki.

“Pada saat berjalan kaki di sisi kiri jalan raya tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan korban dipepet oleh pelaku dan menarik paksa tas yang ada di bahu kanannya,” ucap AKP Budi.

Saat itu korban pun terjatuh dan berusaha menahan tas miliknya. Namun pelaku berhasil merampas tas dan langsung melarikan diri dengan menancap gas menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut korban kehilangan 1 buah tas berisi 2 unit HP, KTP, SIM, ATM BCA dan STNK motor dengan total kerugian Rp. 6.300.000.

Selanjutnya pada hari Jum’at (19/11/2021) sekira pukul 11.30 Wib tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Fajar Bittikaka, S.Tr.K berhasil meringkus pelaku jambret di Bengkong Permai Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

“Pelaku berinisial DW (33) berhasil diringkus pada Jum’at (19/11/2021) sekira pukul 13.00 Wib saat berada di warung Bengkong Permai Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam,” jelas AKP Budi.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 2 unit HP, 1 unit sepeda motor beserta kunci, 1 lembar STNK dan selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Ditambahkan Budi, jika ada laporan polisi yang masuk di Polsek Lubuk Baja maka kami akan tangani dengan maksimal semampu kami dan tentunya dengan profesional.

“Buktinya dengan kurun waktu kurang dari 24 jam pelaku sudah dapat kami bekuk. Ini tidak terlepas daripada kinerja anggota opsnal dilapangan yang semaksimal mungkin untuk melakukan penyelidikan,” tambahnya.

Pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana ayat 2 poin 1e dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun karena dilakukan pada malam hari dan di tempat umum.

“Semoga dengan pelaku tertangkap ini paling tidak pelaku jambret berkurang di kota batam. Jangan coba sekali memancing niat daripada pelaku kejahatan ini, karena mereka mencari celah disaat sepi dan gelap seperti di TKP mereka beraksi. Hindari pergi sendirian di tempat sepi san gelap pada malam hari,” pungkasnya.

Yuyun

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan