Jakarta – Akibat kabut asap kualitas udara di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk dalam kategori berbahaya. Selain Palangkaraya kualitas udara di Jambi juga berbahaya.

Hal tersebut diketahui berdasarkan situs AirVisual, air quality index (AQI) dipelangkaraya berada di angka 374, sementara Provinsi Jambi berada di angka 457 pada Selasa (24/9/2019)

AQI merupakan indeks yang digunakan AirVisual untuk menggambarkan tingkat polusi udara di suatu daerah. AQI dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yaitu PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Rentang nilai AQI antara 0-500 yang mana makin tinggi nilai AQI, artinya makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut. Skor 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150 tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.

Kandungan PM 2,5 di Jambi mencapai angka 435,5 µg/m³ sementara di Palangkaraya kandungan PM 2,5-nya berada di angka 324 µg/m³. Kondisi kualitas udara berbahaya di kedua kota ini setidaknya sudah terjadi sejak pekan kemarin yang dipicu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sementara itu, kualitas udara tidak sehat terjadi di Palembang dan Medan. Kedua kota ini juga terdampak kabut asap akibat karhutla.

Sumber : detikcom
Editor : Agedas