KUTIPAN – Kasus penemuan jasad wanita muda bernama Syafitri Yana yang ditemukan terkubur dangkal di belakang rumah kosong di wilayah Setajam, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, akhirnya menemui titik terang.
Suami korban yang diketahui bernama Zakaria alias Jaka berhasil diamankan aparat kepolisian setelah sempat melarikan diri ke Pulau Jawa usai jasad korban ditemukan.
Sebelumnya, warga Dabo Singkep digegerkan dengan penemuan jasad Syafitri Yana di belakang rumah kosong yang berada tak jauh dari SMA Negeri 2 Singkep pada Selasa (28/4/2026).
Usai penemuan mayat tersebut, Zakaria yang merupakan suami korban diketahui sudah tidak berada di Lingga dan diduga melarikan diri.
Kapolres Lingga, Pahala Martua Nababan mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan dari Unit Jatanras Polres Lingga dan Subdit Jatanras Polda Kepri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, polisi memperoleh petunjuk penting terkait keberadaan Zakaria.
“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dugaan tindak pidana pembunuhan, tim mendapatkan informasi dari saksi R bahwa saudara Zakaria menghubunginya melalui WhatsApp,” ungkap Kapolres Lingga saat dikonfimasi kutipan.co pada Senin (11/5/2026).
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim gabungan dengan melakukan analisa terhadap nomor telepon yang digunakan Zakaria.
Dari hasil pelacakan, polisi mendapati bahwa Zakaria berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
“Tim gabungan melakukan pengecekan dan analisa terhadap nomor handphone dan didapatkan keberadaannya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, polisi kemudian berkoordinasi dengan sejumlah kepolisian daerah di Jawa Timur, mulai dari Resmob Satreskrim Polres Banyuwangi, Polres Ponorogo hingga Polres Lumajang.
Sekitar pukul 20.18 WIB, posisi Zakaria terdeteksi sudah berada di Kabupaten Lumajang.
Polisi pun bergerak cepat melakukan penyisiran hingga akhirnya berhasil mengamankan Zakaria saat berada di dalam bus yang hendak menuju Ponorogo.
“Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengamankan terduga pelaku saat berada di dalam bus hendak menuju Ponorogo, Jawa Timur,” ujarnya.
Setelah diamankan, Zakaria langsung dibawa ke Polres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum nantinya dibawa ke Polda Kepri.
Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus serta mengumpulkan alat bukti tambahan terkait dugaan pembunuhan tersebut.
Kasus ini sendiri menyita perhatian masyarakat Kabupaten Lingga karena kondisi korban ditemukan terkubur dangkal di belakang rumah kosong yang berada tak jauh dari permukiman warga.
Laporan: Dito Editor: Fikri




