Connect with us

Indonesia

Kondisi Maliki Bocah Penderita Luka Bakar di Lingga Berangsur Membaik

Published

on

Foto Berangsur membaik, Bocah 11 tahun, Bocah Luka Bakar, Kutipan lingga, Maliki

KUTIPAN.CO – Maliki (11) seorang anak Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga yang sempat mengalami luka bakar di bagian kaki kanannya sudah berangsur membaik.

Kilas balik, luka bakar yang dialami oleh Maliki diakibatkan oleh tumpahan pelita pada saat ia dan teman-temannya bermain di malam bulan puasa.

Dikarenakan luka bakar yang cukup serius sehingga perlu dilakukan penanganan cukup intens.

Maliki awalnya di rawat di RSUP Tanjungpinang, karena kekurangan biaya maka pihak keluarga memutuskan untuk membawa pulang ke Dabo dan dirawat dirumah saja.

Karena tidak memiliki biaya kurang lebih 3 bulan dirawat dirumah. Sampai akhirnya adanya penggalangan dana yang dilakukan oleh Komunitas Peduli Sosial Lingga. Maka Maliki dapat kembali di bawa ke Rumah Sakit di Tanjungpinang.

Baca :  Terkait Covid-19, 109 Tenaga Medis Dipecat

Namun kurang lebih dirawat selama 3 hari, dokter menyarankan agar dibawa ke rumah sakit yang ada dokter bedah plastik. Pasalnya di Tanjungpinang belum adanya dokter bedah plastik, sehingga kembali Maliki dirujuk ke RS. Arifin Ahmad di Pekanbaru.

Koordinator Komunitas Peduli Sosial Lingga, Anel Zulnefri menuturkan bahwa hingga saat ini kurang lebih 5 bulan perawatan intens terhadap Maliki di RS. Arifin Ahmad Pekanbaru kondisinya berangsur membaik.

“Kondisinya allhamdulilah sehat. Untuk kondisi kaki kanannya akibat luka bakar saat ini lebih baik. Hanya tinggal proses pengeringan luka saja,” kata Anel kepada KUTIPAN.CO, Minggu (1/3/2020)

Foto Berangsur membaik, Bocah 11 tahun, Bocah Luka Bakar, Kutipan lingga, Maliki
Maliki saar berada di pesawat dari Pekanbaru Menuju batam (Foto : Anel)

Selain itu, Anel juga menyampaikan, sisa uang dana penggalangan pihaknya tidak langsung menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga melainkan secara bertahap.

“Untuk sisa uangnya ada kurang lebih Rp7,5 juta. Namun dana tersebut tidak sepenuhnya kami serahkan sepenuhnya langsung kepada pihak keluarga, akan tetapi secara bertahap,” jelas Anel.

Baca :  APBD Lingga 2020 Tembus 1,107 Triliun

Menurut Anel, uang tersebut bisa digunakan pihak keluarga Maliki jika diperlukan. Pasalnya Maliki masih perlunya perawatan untuk kontrol berobat.

“Mengingat dan belajar dari pengalaman takutnya uang tersebut hasib. Karna maliki masih harus kontrol berobat di dabo untuk tahap pemulihannya, sehingga penyerahan uang tersebut diberikan secara bertahap,” bebernya.

Diketahui Maliki hari ini pulang dari Pekanbaru menuju Dabo Singkep. Dengan menggunakan pesawat Pekanbaru-Batam transit Batam-Dabo.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan