Selamat Tahun Baru Kutipan Berita

Koki Hotel Penuin Ditemukan Tewas Dalam Kamar

  • Bagikan
Foto hotel penuin, polsek lubuk baja

KUTIPAN.CO – Seorang pria berinisial BFS ditemukan tewas di dalam kamar 348 Hotel Penuin Kelurahan Batu Selicin Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, pada Minggu (5/12/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Foto hotel penuin, polsek lubuk baja

Jenazah BFS (46) yang merupakan koki Hotel Penuin pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya berinisial AB dalam kondisi sudah membusuk.

Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono, SIK.,
MM mengatakan, saat ditemukan korban BFS dalam posisi terlentang diatas kasur menggunakan baju kaos berwarna hitam dan celana pendek berwarna hitam.

Dijelaskan Budi, penemuan jenazah tersebut berawal pada hari Minggu (5/12/2021) sekira pukul 12.30 WIB oleh rekan kerjanya mendatangi kamar korban untuk mencari keberadaan korban yang sejak pagi belum kelihatan.

Setelah ia tiba di depan pintu kamar korban, saksi mengetuk kamar dan memanggil korban namun tidak ada jawaban dari dalam kamar.

“Kemudian saksi membuka pintu kamar korban dengan menggunakan kunci master. Saat pintu dibuka ia melihat korban dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur dan langsung memeriksa kondisi korban ternyata sudah meninggal dunia dengan badan yang sudah membiru,” jelas Budi.

Selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan lainnya untuk memastikan lagi kondisi korban dan ternyata benar sudah meninggal dunia. Kemudian pihak Hotel Penuin melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja.

Budi menambahkan, TKP merupakan kamar tempat tinggal korban yang disediakan perusahaan tempat korban bekerja dan tidak ditemukan barang-barang pribadi milik korban yang hilang.

Berdasarkan keterangan saksi, korban rutin izin berobat pada seminggu terakhir dan di dalam kamar ditemukan obat-obatan milik korban jenis Nevirapine, Lamivudine, Zidovudine yang merupakan obat untuk Pengobatan infeksi HIV.

“Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan Otopsi,” pungkasnya.

  • Bagikan