Jakarta – Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Rasio Ridho Sani menegaskan, pihaknya akan terus mengejar para pelaku pembakar hutan dan lahan (Karhutla)

Hal tersebut ia sampaikam dalam diskusi media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema Proses Penegakan Hukum Karhutla yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta, Selasa (1/10/2019)

“Kami tak akan berhenti kejar pelaku karhuratla ke manapun. Sebab kejahatan karhutla ini harus ditangani, karena memiliki dampak langsung kepada kesehatan masyarakat, berdampak langsung pada ekosistem. Sehingga ini kejahatan yang sangat serius,” kata Rasio

Rasio juga mengungkapkan bahwa dalam hal perluasan penindakan dengan melibatkan Pemda merupakan suatu kewenangan dan Pemda punya tanggungjawab untuk itu.

“Penegakkan hukum ini akan efektif kalau semua yang punya kewenangan itu melakukannnya. Jadi, siapa yang memberikan izin, harusnya memberi pengawasan,” ungkapnya

Jika tindakan pengawasan terhadap para perusahaan yang berada di kawasan karhutla terlaksana dengan baik, maka pencegahan terjadinya karhutla juga berlangsung dengan baik.

“Pengawasan ini adalah wewenang pejabat di kabupaten kota yang memberi izin yaitu bupati dan walikota. Demikian peraturannya,” tegasnya

Editor : Agedas