Connect with us

Kutipan Warganet

Kisah Perjalanan Haji Raja Mali, Mansa Musa yang Mengubah Sejarah Dunia

Published

on

Haji Raja Mali, Mansa Musa

KUTIPAN.CO – Mansa Musa, salah satu orang terkaya sepanjang masa, Ia penguasa Afrika Barat di abad ke-14. Kekayaannya luar biasa sampai-sampai sedekahnya yang berikannya disebut mampu menghancurkan perekonomian suatu negeri.

Pada tahun 2012, situs web AS Celebrity Net Wort memperkirakan jumlah kekayaan mencapai angka US$400 miliar atau Rp 5,72 kuadriliun. Lalu siapakah Mansa Musa, yang sebenarnya?.

Mansa Musa lahir tahun 1280, yang  berasal dari keluarga kekhalifahan Mali. Ia memiliki saudara laki-laki bernama Mansa Abu Bakr, yang berkuasa di kerajaan Mali hingga tahun 1312, ketika turun tahta Ia pergi dalam suatu ekspedisi yang terobsesi tentang Samudera Atlantik. Ia berangkat menggunakan armada 2000 kapal serta membawa ribuan pria, wanita hingga budak. Rombongan Abu Bakr diduga berhasil mencapai Amerika Selatan.

Namun, tidak ada bukti yang mendukung asumsi tersebut dan diduga hilang saat melakukan perjalanan laut untuk menemukan Samudera Atlantik. Sejak itulah, kemudian Mansa Musa muncul di publik dan tahun 1312, Ia mengangkat dirinya sebagai Raja Mali, menggantikan Abu Bakr II, yang hilang saat melakukan perjalanan laut untuk menemukan Samudera Atlantik.

Mansa Musa, Raja Emas 

Pada masa itu, Kerajaan Mali berkembang pesat wilayahnya membentang luas setidaknya 24 kota baru, termasuk Timbuktu. Luas wilayahnya disebut mencapai 3.128 kilometer, dari Niger, Mauritania, Sinegal, Gambia, sampai Republik Gunea. 

Wilayah kekuasaan Kerajaan Mali di bawah Mansa Musa menjangkau sebagian besar Afrika Barat, dari wilayah pantai Atlantik, pedalaman Timbuktu, dan beberapa bagian guru Sahara. Sumber daya alam yang besar sebagai central perdagangan di benua Afrika. Beragam komoditas ditawarkan mulai emas, gading, maupun garam.

Emas, komoditi utama kerajaaan Mali, hampir setengah jumlah emas yang beredar di kawasan dunia berada di Mali. Semua sumber-sumber kekayaan alam yang ada daerah kekuasaannya milik sang raja Mansa Musa. Atau dengan kata lain kekayaannya berasal dari aktivitas perdagangan  tersebut milik Mansa Musa.

Perjalanan Haji ke Mekah

Semenjak Mali di bawah pemerintahan Mansa Musa, perkembangan perekonomian  rakyatnya menjadi makmur dan sejahtera. Meski Mali memiliki ribuan batang emas, dan kaya raya ternyata dunia  tidak mengenalnya.

Keadaan ini berubah setelah Mansa Musa memutuskan perjalanan haji di tahun 1324.Mansa Musa seorang Muslim yang taat, Ia melakukan perjalanan haji pergi ke tanah suci  Mekah. Tidak diketahui, sejak kapan Ia masuk Islami, tetapi beberapa asumsi menyebut masyarakat Mali atau Timbuktu memeluk Islam 100 tahun sebelum Mansa Musa berkuasa. 

Perjalanan haji bersama pengikutnya menarik perhatian dunia. Sejarah mencatat,inilah perjalanan haji paling glamor, paling mewah, paling kolosal yang pernah dilakukan oleh manusia, yang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun.

Ia tidak pergi sendiri, tetapi membawa iring-iringan karavan beranggotakan kurang lebih 60000 orang, terdiri dari puluhan ribu prajurit, 12.000 budak, pembawa kabar, 80 unta, serta harta benda yang luar biasa. Perjalanan ditempuh  panjangnya dikisahkan sekitar 4800 kilometer, melewati gurun Sahara.

Di samping beratnya tantangan alam seperti badai pasir, tidak sedikit munculnya ganguan dan ancaman di sepanjang perjalanan, seperti perampokan, dan serangan-serangan lainnya yang menggangu. Ia menyikapi dengan membawa pengawal pribadi, dan kebutuhan militer setara dengan persiapan ekspedisi penaklukan.

Ia juga membawa pelayan, juru masak dan orang-orang yang merawat kuda dan unta, kemudian menariknya Ia memiliki  cukup banyak pemandu yang handal, serta memiliki pengetahuan lokal tentang kemana Oasis berikutnya berada.

Mansa Musa, tampaknya memahami tantangan perjalanannya. Namun, Ia memang cerdik memanfaatkan kesempatan haji untuk menyebarkan misi diplomatiknya.

Di sepanjang perjalanan kafilah Mansa Musa, populer, dan terkenal sifat kedermawannya. Setiap rombongan Mansa Musa melewati suatu daerah, ada dampak perekonomian yang dirasakan penduduk setempat, terutama orang miskin.

Disetiap daerah yang mereka lewati, Mansa Musa membagi ribuan batang emas. Batangan emas tersebut, kemudian dijual kembali dengan harga 5 kali harga normal. Aksi ini sebagai simbol diplomatik demi masa depan kekuasaannya.

Dikisahkan, Juli tahun 1324 M rombongan Mansa Musa sampai di Kairo, selanjutnya berkemah didekat piramida besar Giza, di pinggir kota Mesir modern. Dari campnya, Ia mengirim pesan Sultan Mamluk Mesir bersama 50.000 dinar emas.

Sultan gembira menyambut rombongan Mansa Musa, hingga Ia meminjamkan istana panas untuk ditinggali Mansa Musa selama 3 bulan di Mesir, tetapi Ia menolaknya dengan alasan hanya melintas  di Kairo dalam perjalanan  menuju ke Mekah.

Kisah tentang Mansa Musa di Mesir, dicatat oleh sejarawan Shihab Al-Umari, yang berada di Kairo 12 tahun setelah, kunjungan Mansa Musa. Al-Umari menyebut Mansa Musa, yang biasanya membanjiri kota dengan emas, mendadak terjadi inflansi nilai uang merosot, harga-harga merokot.

Melihat keadaan ini Mansa Musa, dengan cerdiknya meminjam emas sebanyak yang Ia bisa dari para rentenir di Kairo, dengan tingkat bunga yang tinggi saat Ia, dan rombongannya melewati Mesir dalam perjalanan pulang.

Terlepas itu semua, pengeluaran Mansa Musa sendiri selama di Mesir telah menghancurkan ekonomi lokal selama 20 tahun. Sebagian harta yang dimiliki disumbangkan untuk nmembangun masjid, madrasah diberbagai tempat yang Ia singgahi.

Ia dikenal peduli terhadap dunia pendidikan terlihat Ia membangun sarana untuk pendidikan, tempat  ibadah. Tidak hanya sampai  di isitu Ia juga memperluas wilayah kekuasaan dari Senegal, Mauritania, hingga Gao,yang terletak di wilayah Mali modern.

Mendirikan Kota Timbuktu, Pusat Pendidikan dan Peradapan Islam

Baca :  Twitter Tranding #Lasmi, Siapa Lasmi ?! Simak Cerita @Falenzaman

Setelah sepulang dari perjalanan haji ke Mekah, Ia melakukan gebrakan baru salah satunya mengubah Timbuktu menjadi kota modern. Pada abad ke-12 Mansa Musa, mengundang  para arsitek Afrika dari Djenne, dan arsitek Muslim dari Afrika Utara. Mereka  mulai membangun  kota itu secara perlahan.

Pembangunan di Timbuktu, menandai pesatnya perdagangan dan ilmu pengetahuan kala itu. Masjid Jingaray, kemudian dilanjutkan membangun istana kerajaan Timbuktu,  masjid di Djenne, dan masjid agung di Gao membuat Kerajaan Mali terkenal di dunia.

Islam pada masa Mansa Musa berkembang pesat di Timbuktu, Gao, dan Djenne. Pada perkembangan selanjutnya  abad ke-16 sampai ke-18 Timbuktu, menjadi tempat penting penyebaran agama Islam.

Hal ini terlihat jelas dari berbagai teks suci berasal Kairo, Bagdad, Persia dibawa ribuan kilometer jauhnya untuk dipelajari, dan disebarkan ke sepenjuru Afrika. 

Dampak dari penyebaran agama Islam yang demikian besar dimasa pemerintahan Mansa Musa, hingga muncul sejumlah masjid bersejarah. Setidaknya, ada  tiga masjid bersejarah dijumpai di kawasan in, yaitu masjid Djingareyber, Sankore dan Sidi Yahia. Konon kabarnya, tiga masjid tersebut dijuluki, sebagai oasis di padang Timbuktu. 

Selain sebagai tempat beribadah pada abad ke-14, dan  ke-15. Ketiga masjid bersejarah disebut menjadi tempat tinggal bagi para pelajar. Dari inilah kemudian Timbuktu, telah berkembang sebagai salah satu kota pusat ilmu pengetahuan, bahkan disebut sebagai peradapan Islam yang termansyur.

Pada masa berikutnya, Timbuktu berkembang pesat menjadi pusat pembelajaran, serta sentra perdagangan.Di abad ke-12 M, kota ini telah memiliki 3 universitas, yaitu Sankore University, Jingaray University dan Sidi Yahya University, dan 180 sekolah Al-Quran. Inilah masa keemasan peradapan Islam di Afrika.

Indikasi lain, Timbuktu dahulu sebagai pusat  peradapan, dan study Islam ditemukannya, adalah berdirinya Universitas Sankore. Universitas ini dibangun oleh seorang wanita Mandika, yang menyumbangkan dananya untuk pembangunan universitas tersebut.

Universitas tersebut dilengkapi 400-700 ribu judul buku.Dari sinilah muncul ilmuwan dan ulama kenamaan lainnya mulai Muhammed Al-Kaburi hingga Ahmad Baba As-Sudane 1564-1624 M. Ia rektor terakhir Universitas Sankore yang menulis 60 beragam judul buku dari hukum sampai astronomi.

Namun, warisan Ahmad Baba banyak yang hilang ketika situasi Mali tidak aman.Saat itu Ahmad Baba pindah dan menetap  ke Maroko selama belasan tahun inilah sejumlah karyanya raib. Karya-karyanya didasarkan pada pengalaman subyektif serta dilengkapi dengan landasan agama yang kuat. 

Pemikiran Ahmad Baba dipandang sebagian sebagian ilmuwan memiliki pengaruh bagi dunia Islam. Hal ini terlihat dari literatur Islam pada abad pertengahan semakin berkembang.

Di era kejayaan Islam ilmu pengetahuan dan peradapan tumbuh sangat pesat. Rakyat di wilayah itu gemar membaca buku. Minat membaca demikian tinggi sehingga permintaan buku pun meningkat. Setiap orang berlomba membeli dan mengoleksi bermacam jenis buku. Perdagangan buku di kota itu cukup menjanjikan keuntungan dibanding lainnya.

Perkembangan Islam di Mali 

Perjalanan haji Mansa Musa berdampak besar terhadap perkembangan Islam di Mali. Peristiwa kolosal tersebut, tercatat dalam beberapa  sumber sejarah baik muslim maupun non Muslim, dari Afrika Barat maupun Mesir.

Pada akhir abad ke-14 perjalanan dilukis ke dalam atlas Catalan 1375, yang diciptakan oleh Kartografer Spanyol, Abraham Cresques. Atlas tersebut menggambarkan Musa duduk di atas tahta dengan tongkat dan mahkota emas, memegang bongkahan emas.

Pasca Mansa Musa meninggal dunia pada tahun 1337 M, setelah 25 tahun memerintah Mali, tidak ada yang mampu pengganti dan menandingi kualitas Mansa Musa.

Kekaisaran Songhai yang telah lama berbasis di Afrika Barat, beribukota Goa akhirnya muncul dan datang merebut Kekaisaran Mali yang kian memudar pengaruhnya pada akhir abad ke-14, 15 dan 16. Pasca Mansa Musa meninggal dunia pamor Mali makin hilang seiring menghilangnya emas dari tanah Mali.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

wisata

Soft Opening Benan Island Resort, Ketua DPRD Lingga Dorong Sektor Wisata Ditengah Pendemi

Published

on

Benan Island Resort
Peresmian Benan Island Resort oleh Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin dengan ditandai pemotongan pita

KUTIPAN.CO – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin apresiasi dan dukung pelaku usaha di sektor pariwisata untuk tumbuh maju dan berkembang guna meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah pandemi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Lingga usai melakukan pemotongan pita dan tumpeng pada persemian soft opening Benan Island Resort di Jalan Batu Gajah, Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Jumat (24/09/2021)

“Tentunya kami DPRD sangat mendukung dan mendorong pelaku usaha dengan memanfaatkan potensi wisata daerah seperti resort ini. Kita berharap dengan adanya resort ini dapat menarik minat kunjung wisatawan dan mendorong perekonomian masyarakat,” kata Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashiruddin

Ia berharap dengan telah dilakukannya soft opening resort tersebut, setidaknya dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perputaran roda perekonomian masyarakat setempat. Selain itu diharapkan pengelola Benan Resort Island untuk optimis kedepan, agar mampu terus berkembang sehingga dapat memberikan retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Lingga.

Ketua DPRD Lingga mengajak masyarakat dan pengelola untuk dapat menjaga ketentraman dan kebersihan Desa Benan yang bersama dicintai itu. Menurut Ahmad Nashiruddin dengan lingkungan yang tentram dan bersih serta masyarakat yang ramah ditambah lagi dengan letak wilayah dan pesona wisata Benan, ia optimis resort tersebut akan menjadi berkembang dan mendapat kunjungan dari wisatawan lokal dan luar.

Benan Island Resort

Pemotongan tumpeng peresmian Benan Island Resort oleh Ketua DPRD Lingga

“Kita berharap pengelola dapat menggunakan tenaga kerja tempatan dan optimis kedepan potensi wisata akan maju dan berkembang. DPRD dan Pemda tentunya akan mendukung dan mendorong selagi dalam pengelolaan resort dalam jalur yang tidak menyalahi aturan,” kata Ahmad Nashiruddin

Baca :  Mendikbud Terbitkan Surat Edaran Larang Pelajar Ikut Demo

Disituasi pandemi saat ini perekonomian terpuruk, untuk itu Ketua DPRD Lingga berharapkan semua pihak dapat bersama-sama bersatu optimis memulihkan perekonomian dengan memanfaatkan potensi daerah. Ia juga berpesan, meski saat ini kasus aktif penyebaran Covid-19 menurun, masyarakat diharapkan untuk tidak lengah dan lalai menerapkan protokol kesehatan dan mensukseskan program nasional vaksinasi.

Dikesempatan itu, Ketua DPRD Lingga juga mengucapkan selamat dan sukses atas soft opening Benan Island Resort, Ahmad Nashirudin mengajak semua pihak bergerak bersama membangun daerah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bangkit dari pandemi ini.

Sementara itu, Humas Benan Island Resort mengungkapkan jika pembangunan resort tersebut merupakan upaya mandiri perorangan bukan dinaungi oleh perusahaan. Ia berharap kehadiran Benan Island Resort dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mampu memberikan retribusi pada pemerintah daerah.

“Resort ini bukan PT tapi perorangan. Terimakasih pada pemerintah Kabupaten Lingga yang telah memberikan kemudahan dan tentunya kami juga berkomitmen untuk memajukan resort ini,” kata Humas Benan Island Resort.


Laporan : Dainis
Editor : Fikri

Continue Reading

Batam

Selesai Vaksin Kedua, Karyawan HARRIS Hotels Batam Siap Melayani Tamu

Published

on

HARRIS Hotels Batam

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mengikuti program pemerintah yaitu vaksin covid-19 dan pencegahan penyebaran virus covid-19, HARRIS Hotels Batam yang terdiri dari HARRIS Resort Waterfront Batam, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Barelang Batam telah sukses melaksanakan vaksin kedua.

Dengan telah dilaksanakan vaksin kedua tersebut, HARRIS Hotels Batam semakin siap untuk menyambut tamu. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah ada dikomitmen Ascott Care yaitu Our Staff, Guest Safety, Physical Distancing, Housekeeping, Apartment & Rooms, Food & Beverages, Share Facilities, Contactless & Paperless dan Our Vendors.

Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Services HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam menjelaskan, salah satu dari komitmen Ascott Care yaitu Guest Safety. Setiap tamu yang datang menginap atau berkunjung ke hotel wajib menggunakan masker, melakukan cek suhu tubuh sebelum memasuki area hotel dan menjaga jarak antar tamu dan karyawan.

Baca :  Twitter Tranding #Lasmi, Siapa Lasmi ?! Simak Cerita @Falenzaman

“Pada masa pandemi ini tamu dan karyawan sangat penting saling menjaga kesehatan dan keselamatan diri saat beraktifitas,” ucap Dila, Kamis (23/9/2021).

Ditambahkan Viki Wahyudi sebagai Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam, bahwa salah satu program vaksin pemerintah ini sejalan dengan TAUZIA Value yaitu Think of others. Berharap dengan telah suksesnya program vaksin ini para tingkat hunian untuk pariwisata kota Batam bisa bangkit kembali perlahan-lahan.

Jangan lupa untuk bergabung dengan keanggotaan ASR “Ascott Star Rewards” dapatkan diskon 30% untuk pemesanan harga kamar melalui situs discoverasr.com, dan 15% untuk makan dan minum di restoran, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi via WhatsApp di HARRIS Resort Waterfront Batam 0778-381888, HARRIS Hotel Batam Center 0778-7498888 dan HARRIS Resort Barelang Batam 0778-4091111.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Digital

Indonesia Cakap Digital Bijak Beretika di Internet

Published

on

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika targetkan hingga tahun 2024 menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital dengan secara spesifik untuk tahun 2021.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi dibidang digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Kegiatan webinar Indonesia Makin Cakap Digital ini di Kota Batam di laksanakan pada Senin (23/08/2021) dengan Keynote Speaker Walikota Batam H. Muhammad Rudi., dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Sementara untuk narasumber terdiri dari beberapa kalangan diantaranya, Kurniawan Gilang W,SE., MM., MBA sebagai Dosen dan Peneliti Prodi Pariwisata Institut STIAMI pada pilar Kecakapan Digital memaparkan tema “Digital skill and online learning”.

Dalam pemaparannya, ia menjabarkan tantangan pembelajaran secara online di Indonesia diantaranya, ketimpangan teknologi antara sekolah di kota besar dan daerah, keterbatasan kompetensi guru dalam pemanfaatan aplikasi pembelajaran, serta keterbatasan sumber daya untuk pemanfaatan teknologi seperti internet dan kuota.

Digital skill dalam pembelajaran online antara lain, adaptasi proses pembelajaran dengan cepat, penguasaan platform online media pembelajaran seperti google meet, guru membuat modul pembelajaran online dengan lebih menarik dan kreatif, optimalisasikan situs-situs pendidikan atau mesin pencari google dengan lebih optimal, serta orang tua dan guru berkolaborasi dalam proses pembelajaran.

Era digital komunikasi ini memerlukan semangat membangun kreatifitas, mengasah skill, berpikir cerdas dan peningkatan kualitas diri, adaptasi dengan perubahan sistem, serta cara pandang dan pola interaksi dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Dilanjutkan dengan pilar Keamanan Digital oleh Rana Rayendra, S.IKOM selaku CEO of Bicara Project mengangkat tema “Menganalisis kasus cyberbullying dan cara menghentikannya”.

Ranna menjabarkan sifat di dunia digital, meliputi tidak tersentuh, tidak terbatas ruang dan waktu, jangkauan luas, massal, serta mudah dibagikan dan diterima.

Perilaku cyberbullying, antara lain flaming, harassment, denigration, cyber stalking, impersonation, serta outing dan trickery. Dampak cyberbullying, diantaranya menarik diri dari lingkungan sosial, perasaan dikucilkan lingkungan, depresi dan ingin bunuh diri, serta kesehatan fisik dan mental terganggu.

Jika mengalami cyberbullying, sikap yang harus dilakukan ialah tenang, abaikan, kumpulkan bukti, dan blokir akun pelaku. Hal yang harus dilakukan untuk menghindari cyberbullying, dengan cara berpikir terlebih dahulu sebelum mengetik, tingkatkan empati, toleransi antar sesama, tidak menyinggung hal pribadi, dan teguh.

Dengan adanya internet safety, masyarakat akan lebih bijaksana dalam berinternet di media sosial. Biasakan melakukan porotokol internet sehat.

Pilar Budaya Digital oleh Didin Setyawan, S.SI., M.SI selaku guru SMK Negeri 3 Batam dengan tema “Literasi digital bagi tenaga pendidikan dan anak didik di era digital”.

Baca :  Asal Usul Hari Anak Nasional Yang Diperingati 23 Juli

Didin menjelaskan skill atau kemampuan yang harus dimiliki di abad 21 antara lain, informasi, media, dan kemampuan teknologi, berpikir kritis, komunikatif, kolaborasi, dan kreatifitas. Tidak menunggu untuk berbagi tetapi segera rekam dan bagikan.

Literasi digital bagi tenaga pendidik dan anak didik di era digital dengan cara, jangan menanti segalanya sempurna, tetapi bagikan apa adanya dengan cepat. Jangan hanya menggunakan satu media, tetapi manfaatkan sebanyak mungkin media.

Jangan mensyaratkan banyak partisipan, tetapi lakukan walaupun hanya untuk satu orang. Jangan tergantung pada banyak pihak, tetapi lakukan sesuai literasi yang dimiliki. Serta, jangan ragu-ragu untuk mengevaluasi, tetapi pelajarilah apa yang dapat diperbaiki.

Narasumber terakhir pada pilar Etika Digital oleh DR. H. Mustaqim Syuaib, SE., MM selaku Rektor Universitas Ibnu Sina mengangkat tema “Memahami literasi transaksi di dunia digital dan era disrupsi”.

Mustaqim membahas disrupsi menuntut pengguna untuk melakukan perubahan sejalan dengan tuntutan teknologi, dan apabila tidak segera beradaptasi maka akan tertinggal jauh. Hal tersebut juga mengakibatkan efek dari penggunaan internet baik itu efek positif maupun efek negatif.

Akan tetapi kebanyakan pengguna tidak mengetahui konsekuensinya dalam menggunakan internet. Kewirausahaan merupakan kemampuan dan keinginan untuk mengembangkan usahanya melalui aplikasi online dalam rangka memperoleh keuntungan misalnya UMKM online, marketplace online, dan start up digital.

Alasan perlu aturan transaksi digital, antara lain agar transaksi E-Commerce terekam dengan baik, terdapat resiko, keseimbangan E-commerce dan konvensional, serta menghindari kerugian Negara.

Mengetahui dan memahami literasi digital, mengetahui mana yang perlu disebarluaskan dan mana yang harus disimpan sendiri, mengetahui hak–hak pengguna internet lainnya, mengetahui batasan dalam penggunaan internet sehingga dapat menciptakan kehidupan dunia maya aman dan nyaman serta mampu memberikan edukasi maupun informasi yang dibutuhkan.

Literasi digital tidak semata–mata penguasaan teknologi komputer dan ketrampilan penggunaan internet belaka melainkan lebih luas yakni memadu padankan literasi dan digital.

Webinar diakhiri, oleh Dwi Yanti selaku Influencer dengan Followers 27,7 Ribu, menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber, berupa era digital komunikasi ini memerlukan semangat membangun kreatifitas, mengasah skill, berpikir cerdas dan peningkatan kualitas diri, adaptasi dengan perubahan sistem, serta cara pandang dan pola interaksi dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal yang harus dilakukan untuk menghindari cyberbullying, dengan cara berpikir terlebih dahulu sebelum mengetik, tingkatkan empati, toleransi antar sesama, tidak menyinggung hal pribadi, dan teguh.

Literasi digital bagi tenaga pendidik dan anak didik di era digital dengan cara, jangan menanti segalanya sempurna, tetapi bagikan apa adanya dengan cepat, jangan hanya menggunakan satu media, tetapi manfaatkan sebanyak mungkin media, serta jangan ragu-ragu untuk mengevaluasi, tetapi pelajarilah apa yang dapat diperbaiki.

“Alasan perlu aturan transaksi digital, antara lain agar transaksi E-Commerce terekam dengan baik, terdapat resiko, keseimbangan E-commerce dan konvensional, serta menghindari kerugian Negara,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Panti Asuhan di Bengkong Panti Asuhan di Bengkong
Batam9 jam ago

Romo Paschal : Tersangka Pencabulan Anak di Bengkong Ngaku Dijebak Korban “Akal Akalan”

KUTIPAN.CO – Pengakuan tersangka pencabulan empat orang anak dibawah umur dinilai ngeyel dan mengada-ada. Pasalnya David Martinus Gulo mengaku kalau...

Polsek Nongsa Polsek Nongsa
Batam9 jam ago

Polsek Nongsa Salurkan Bantuan Beras dari Yayasan Buddha Tzu Chi ke Pulau Ngenang

KUTIPAN.CO – Polsek Nongsa salurkan puluhan karung beras yang merupakan bantuan sosial dari Yayasan Buddha Tzu Chi untuk masyarakat yang...

Korem 033/WP bersama Apindo Kepri Korem 033/WP bersama Apindo Kepri
Batam10 jam ago

Meski Hujan, Warga Antusias Serbu Vaksinasi Yang Digelar Korem 033/WP bersama Apindo Kepri dan RSKI

KUTIPAN.CO – Meski sempat diguyur hujan deras, tidak menyurutkan semangat masyarakat Kota Batam untuk mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Komando...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga13 jam ago

UPDATE Covid-19 Lingga 24 September : Nihil Penambahan Kasus Positif Sisa 6 Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Sabtu 24 September 2021, nihil penambahan kasus aktif sementara kesembuhan...

Vaksinasi Ibu Hamil Vaksinasi Ibu Hamil
Lingga13 jam ago

Dinkes Lingga Serbu Vaksinasi Ibu Hamil

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DK-PPKB) Kabupaten Lingga lakukan serbuan vaksinasi massal...

Kodim 0317/TBK Kodim 0317/TBK
Karimun22 jam ago

Kodim 0317/TBK Tanam Ribuan Bibit Pohon

KUTIPAN.CO – Demi menjaga kelestarian lingkungan, Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun melaksanakan penanaman ribuan bibit pohon, bertempat di Kampung Sememal, Kelurahan...

Pecatur Kepri Pecatur Kepri
Kepri22 jam ago

Targetkan Dua Medali di PON XX Papua, Pecatur Kepri Bakal Hadapi Grand Master

KUTIPAN.CO – Tim catur Kepulauan Riau menargetkan dua medali dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, yang berlangsung dari...

Benan Island Resort Benan Island Resort
wisata1 hari ago

Soft Opening Benan Island Resort, Ketua DPRD Lingga Dorong Sektor Wisata Ditengah Pendemi

KUTIPAN.CO – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin apresiasi dan dukung pelaku usaha di sektor pariwisata untuk tumbuh maju dan...

Populer Sepekan

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak di Wilayah Pesisir Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Ditangkap Polresta Barelang Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem Serbu Desa Binaan di Karimun Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12