Kesbangpol dan Polres Lingga Gelar Dialog Cinta Tanah Air dan Bela Negara

  • Bagikan
Kesbangpol dan Polres Lingga

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lingga, menggandeng Satres Narkoba Polres Lingga, menggelar Dialog Cinta Tanah Air dan Bela Negara, yang dilaksanakan di Pantai 3 Beradek, Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Senin (11/10/2021) sore.

Kepala Badan Kesbangpol Lingga, Armia menyampaikan, digelarnya kegiatan dialog cinta tanah air dan bela negara ini, memang sangat penting dan merupakan agenda rutin Kesbangpol Lingga setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, untuk hari ini kita mengadakan di Singkep Pesisir dengan para peserta sabanyak 85 orang yang terdiri dari pelajar, pemuda dan tokoh masyarakat, berikutnya kita akan mengadakan di Lingga Timur,” kata Armia saat ditemui usai kegiatan di Pantai 3 Beradek, Desa Lanjut.

Paling tidak, lanjut Armia, adik-adik dan tokoh masyarakat disini, mengetahui pentingnya menjaga dari pengaruh narkoba tersebut, dan ini lah tujuan kami dari Kesbangpol Lingga.

“Harapan kita dengan pembekalan-pembekalan yang diberikan narasumber dari TNI-Polri nanti, pentingnya nilai-nilai patriotisme kita yang cinta tanah air, paling tidak menjaga daerah masing- masing, jangan sampai terjadi kerusuhan antar desa-desa, satukan bingkai Kabupaten Lingga Negara Republik Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lingga, Iptu Raja Vindho Valentino, sangat mengapresiasikan sekali agenda Kesbangpol Lingga, karena hal-hal seperti ini dan sosialisasi yang kami sampaikan mampu diserap peserta dan mengaplikasikannya didalam kehidupan sosial di masyarakat.

“Saya juga berharap kepada tokoh masyarakat, pemuda maupun pelajar, apa yang disampaikan oleh satuan narkoba tersebut, mampu diserap dan disosialisasikan kembali kepada rekan-rekan yang belum mengikuti kegiatan ini,” paparnya.

Raja Vindho menuturkan, terkait dengan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lingga, pihaknya dari satuan narkoba berdasarkan statistik dari tahun ke tahun hingga 2021 ini, mengaku mampu menekan angka peredaran narkoba yang sangat signifikan, yaitu sekitar 50 persen dari tahun lalu.

“Alhamdulillah, sekarang ini banyak pemuda atau kelompok masyarakat yang sudah bersih dan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih baik lagi, dari yang kami deteksi sebagai pengguna setelah melakukan pengecekan ulang sudah berubah, dan selain itu, kegiatan dari Kebangpol ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya kegiatan ini digelar di Desa Benan, yang mana kami juga sebagai narasumber untuk mensosialisasikan, terkait bahaya narkoba,” ungkapnya.

Mudah-mudahan, kata Raja Vindho lagi, memang acara seperti ini, tidak hanya Kesbangpol Lingga saja sebagai unsur panitia, tapi juga dibuat oleh Kepala Desa atau tokoh pemuda membuat acara seperti ini supaya daerah kita ini, dan kedepan diharapkan bebas dari narkoba.

Raja Vindho menambahkan, dari beberapa kasus yang ditangani khusus di wilayah hukum Polres Lingga, berdasarkan hasil penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan, mayoritas pelaku tersebut adalah sebagai pemakai atau pengosumsi bukan sebagai pengedar, untuk pengedar itu hanya satu atau dua kasus.

“Saya menghimbau baik itu yang sudah mengkosumsi atau yang sudah di hukum dan yang belum di hukum, jauhi narkoba karena dampak dari pengguna narkoba tersebut semua akan membuat rugi, baik dari segi materi, moril dan kesehatan semuanya rugi, jadi saya sampaikan kepada para pengguna atau yang belum pernah menggunakan jangan dekati dan jauhi narkoba,” tutupnya.


Penulis : Pandi
Editor : Fikri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan