Kepesertaan JKN-KIS di Kepri Capai 90,56 Persen

  • Bagikan
Kepesertaan JKN-KIS di Kepri

KUTIPAN.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah dan kantor cabang Batam menggelar kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) bareng JKN Kota Batam dan awak media, di Gravity Ten Aston Hotel Lantai 10 Batam, pada Kamis (25/11/2021).

Kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) tersebut dalam rangka mensosialisasikan kepada awak media terkait update info program JKN-KIS di Provinsi Kepulauan Riau.

Kedeputian Wilayah Sumbagteng Jambi dr. Eddy Sulistijanto Hadie memaparkan beberapa materi, diantaranya yakni, pertama perlindungan, program JKN-KIS bertujuan memberikan perlindungan baik untuk diri sendiri, keluarga maupun orang lain untuk mendapatkan kepastian jaminan kesehatan sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Kedua gotong royong, dengan menjadi peserta JKN-KIS maka setiap peserta yang sehat akan bergotong royong membantu peserta yang sakit. Apabila taat membayar iuran tepat waktu dan menjaga kesehatan, maka dalam tiap orang tertanam rasa kepedulian terhadap sesama terutama yang mendapat musibah berupa sakit,” ucap dr. Eddy.

Dan yang ketiga patuh, adanya kepatuhan dari setiap WNI terhadap perundang-undangan untuk mendaftarkan dirinya dan anggota keluarga menjadi peserta program JKN-KIS serta mengikuti prasedur pelayanan kesehatan yang berlaku.

“Siapa saja peserta JKN-KIS. Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia dan telah membayar iuran,” jelas dr. Eddy.

Lanjutnya, untuk pekerja penerima upah (PPU) penyelenggara negara (PN) terdiri dari PNS, TNI/Polri, PPNPN, pejabat negara, pimpinan dan Anggota DPRD dimana potongan iuran pembayaran dari pekerja 1 persen dan pemberi kerja 4 persen.

Sementara itu, untuk pekerja penerima upah (PPU) badan usaha (BU) terdiri dari pegawai BUMN, pegawai BUMD dan pegawai swasta dimana potongan iuran pembayaran dari pegawai 1 persen dan pemberi kerja 4 persen.

Ditambahkan dr. Eddy, untuk persentase kepesertaan JKN-KIS di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 90,56 persen dari jumlah penduduk sebanyak 2.055.278 jiwa sementara jumlah peserta 1.861.228 jiwa.

Berdasarkan cakupan kepesertaan UHC per November 2021, Kota Batam baru mencapai 93,06 persen atau mendekati UHC sementara Kabupaten Anambas dan Natuna sudah hampir 100 persen kepesertaan program JKN-KIS.

“Untuk besaran iuran peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja yakni, kelas 1 sebesar Rp. 150.000/jiwa/bulan, kelas 2 sebesar Rp. 100.000/jiwa/bulan dan kelas 3 sebesar 42.000/jiwa/bulan. Syaratnya cukup KK, KTP dan buku rekening tabungan bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan