Kepergok Istrinya, Pedagang Ayam Penyet di Bengkong Nekat Cabuli Anak Dibawah Umur

WhatsApp Image at

Bejad, seorang pedagang ayam penyet bernama Wanpahri alias Peyek (48) nekat cabuli anak dibawah umur hingga berkali-kali, di Bengkong Kolam Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Harris Resort Batam

“Pelaku berhasil diamankan pada Minggu (3/4/2022) sekira pukul 10.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Ardian, SH,” ujar Kapolsek Bengkong AKP Bob Ferizal didampingi Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Ardian dan Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba, di Mapolsek Bengkong, pada Kamis (7/4/2022).

Dijelaskan AKP Bob, kejadian berawal pada Minggu (3/4/2022) sekira pukul 10.00 WIB istri pelaku melihat suaminya sedang berada di atas korban.

“Istri korban saat itu hendak ke pasar, namun karena mau mengambil uang istrinya masuk ke kamar dan melihat suaminya sedang diatas korban,” ujar AKP Bob.

Karena kaget istri korban terdiam dan langsung menghentikan perbuatan cabul yang dilakukan suaminya dan memarahi korban berinisial APW (12) yang merupakan anak dibawah umur.

“Saat itu ibu korban mendengar suara ribut dari luar kamar dan ia langsung terbangun bersama suaminya dan melihat anaknya langsung berlari masuk ke dalam kamar sambil menangis,” ucapnya.

Kemudian istri pelaku masuk kedalam kamar korban sambil marah dan memaki dengan kata kasar serta memukul badan dan kepala korban.

“Istri pelaku mengatakan “muncung, muncung tengok kelakuan anak kau ini, tadi aku pulang dari pasar nengok anak kau dibawah dan Wanpahri di atas,” jelas AKP Bob.

Kemudian ibu korban menanyakan ke anaknya, udah berapa kali digituin sama pelaku. Semula anaknya mengatakan baru pertama kali.

“Setelah ditanyain berkali-kali, korban mengaku sudah sering digituin oleh pelaku saat istrinya pergi ke pasar,” ungkapnya.

Tak terima anaknya diperlakukan tak senonoh oleh pelaku, ibu korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bengkong untuk diproses lebih lanjut.

“Modusnya pelaku merayu korban dan dibujuk dengan mengatakan cinta dan sayang hingga akhirnya pelaku langsung mencabuli korban,” tambah AKP Bob.

Setelah mendapat laporan tersebut tim langsung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku dan sekira pukul 10.00 WIB berhasil diamankan.

AKP Bob menambahkan, setelah diinterogasi pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut berulang-ulang kepada korban dan selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Bengkong guna proses lebih lanjut

Barang bukti yang diamankan yakni 1 buah sarung, 1 buah celana dalam, 1 buah BH, 1 buah baju dan 1 buah celana pendek.

Pelaku dikenakan Pasal 81 Ayat 2 jo Pasal 82 Ayat 1 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun denda Rp. 5 Miliar