Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Info Kesehatan

Kenali Gejala TBC dan Pencegahannya

KUTIPAN.CO – TBC merupakan singkatan dari Tuberkolosis yang juga dikenal dengan sebutan TB atau penyakit paru-paru yang diakibatkan dari kuman Mycobacterium tuberculosis.

Organisasi Kesehatan Dunia atau The World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2019, negara Indonesia menduduki posisi ketiga dengan kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia. Sementara posisi pertama negara India dan kedua negara Tiongkok.

Maka dari itu, mari jaga kebersihan lingkungan dan rajin berolahraga serta menjaga pola makan yang sehat dan higienis, sebab TB juga dapat menularkan pada orang-orang disekitar.

Kenali gejala TBC.

Pengidap TBC akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak dan terkadang mengeluarkan darah. Namun jika batuk yang tak kunjung sembuh, namun tidak mengeluarkan bercak darah jangan sepele kan itu, periksakan ke dokter.

Meski kuman TBC awan disebut menyerang paru-paru, tetapi kuman ini ini juga bisa menyerang tulang, usus atau kelenjar. Penularan penyakit ini dapat terjangkit dari percikan ludah, bersin dan batuk yang dikeluarkan oleh penderita TBC, jadi penulurannya hampir sama dengan Covid-19. TBC rentan menyerang manusia yang kekebalan tubuhnya rendah.

Selain menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama, penderita TBC juga akan merasakan beberapa gejala lain, seperti:

1. Demam
2. Lemas
3. Berat Badan Turun
4. Tidak Nafsu Makan
5. Nyeri Dada
6. Berkeringat Dimalam Hari

Jika dirasa mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan kesehatan ke dokter atau rumah sakit terdekat, sebab lebih awal terdeteksi akan lebih mudah untuk diobati, karena penderita TBC harus benar-benar patuh dan taat dalam mengkonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter agar, kuman penyebab TB dapat benar-benar punah dan hilang dari dalam tubuh.

Agar terhindar dari TBC maka Pencegahannya dapat dilakukan dengan hal-hal sebagai berikut :

TBC dapat dicegah dengan pemberian vaksin, yang disarankan dilakukan sebelum bayi berusia 2 bulan.

Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara:

Mengenakan masker saat berada di tempat ramai, tutupi mulut saat bersin, batuk, dan tertawa, tidak membuang dahak atau meludah sembarangan.

Penulis : Erika
Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply