Connect with us

Info Kesehatan

Kenali Bahaya Menahan Kencing

Published

on

Bahaya Menahan Kencing

KUTIPAN.CO – Sering kali kondisi menahan kencing atau buang air kecil dilakukan oleh sebagian orang dengan alasan yang bermacam-macam, padahal menahan buang air kecil sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh terutama pada ginjal.

Lalu apa saja bahaya yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan menahan buang air kecil atau kencing ?! Simak ulasannya berikut ini

  • Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa terjadi karena terdapat kotoran, racun, dan limbah pada sistem kemih sehingga memunculkan infeksi. Kalau kamu sering menahan buang air kecil, bakteri yang terkandung dalam urine akan menyebabkan infeksi pada bagian kandung kemih. Jika ini terjadi, kamu akan merasakan gejala seperti nyeri di perut bagian bawah, rasa sakit ketika sedang pipis, volume urine yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, sampai ada darah yang keluar ketika sedang kencing.

  • Batu Ginjal

Tahukah kamu bahwa orang-orang yang sering menahan buang air kecil berisiko terserang batu ginjal?

Batu ginjal merupakan batu berukuran kecil yang terbentuk dalam ginjal karena kalsium dan natrium yang berlebih. Nah, jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan segera setelah kamu merasa ingin buang air kecil, maka akan berisiko membentuk batu ginjal.

Baca :  Pertemuan Rutin IBI Ranting Dabo Singkep

Biasanya, batu ginjal dengan ukuran kecil bisa ikut keluar melalui saluran kemih tanpa mengakibatkan rasa sakit. Namun, ketika kamu terlalu sering menunda berkemih, kandungan mineral dan garam yang ada pada urine justru dapat mengembangkan batu pada ginjal dengan ukuran yang lebih besar.

Jika ini terjadi, batu tersebut akan menyumbat saluran kemih dan membuat aliran urine dari ginjal menjadi terhalangi. Akibatnya, kamu akan merasa nyeri saat buang air kecil.

  • Inkontinensia Urine

Tidak hanya berisiko mengalami ISK, terlalu sering menahan kencing juga bisa mengakibatkan melemahnya otot kandung kemih. Mengapa demikian? Ketika kamu berusaha menahan kencing, otot yang berada di kandung kemih akan menjadi lebih kencang.

Jika terlalu sering dilakukan, kekuatan otot semakin lama akan semakin berkurang. Akhirnya, otot menjadi kendur dan tidak lagi elastis. Kandung kemih yang melemah ini akan meningkatkan risiko terjadinya inkontinensia urine atau kebocoran urine.

  • Sakit Pinggang

Akibat menahan buang air kecil ternyata tidak hanya membahayakan organ saluran kemih (urologi), tetapi juga pada pinggang. Menunda buang air kecil ternyata bisa memicu munculnya rasa nyeri pada pinggang. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Baca :  KLHK Akan Terus Buru Pelaku Karhutla

Ketika kandung kemih sudah setengah terisi, saraf yang ada di sekitar organ tersebut sudah mulai aktif. Gejala yang mungkin akan kamu rasakan adalah keinginan untuk sering berkemih.

Jika kamu menahan keinginan berkemih tadi, artinya tubuh akan berusaha melawan sinyal yang diberikan dari saraf kandung kemih dan otak. Akibatnya, kamu akan merasa merinding dan bagin perut seperti terasa penuh sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Hal ini tidak boleh menjadi kebiasaan karena rasa nyeri bisa menjalar hingga ke pinggang. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar otot yang berada di sekitar kandung kemih dan ginjal terus-menerus menegang.

Nah, itulah dampak dan bahaya dari menahan buang air kecil, agar kesehatan tubuh terus terjaga dan hidup sehat, pakar kesehatan menghimbau agar tidak membiasakan menahan untuk kencing.


Author : Rika
Editor : Fikri
Source : Halo Doc

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan