Connect with us

Opini

Kelebihan dan Kelemahan Belajar Daring

Published

on

Kelebihan dan Kelemahan Belajar Daring

KUTIPAN.CO – Daring atau online learning, sebuah sistem pembelajaran berbasis digital teknologi online. Atau  dengan kata lain cara belajar mengajarinya memanfaatkan internet dan media digital yang diterapkan selama pandemi covid 19. Hal ini dilakukan guna memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.

Daring dalam prakteknya memanfaatkan akses internet sebagai media pembelajaran. Media ini  biasanya sebagai tempat  interaksi antara murid dengan guru atau mahasiswa dengan dengan dosen.

Jenis Komunikasi Daring

Online learning sekarang menjadi trend di era digital dan alternatif pembelajaran di masa Covid-19. Komunikasi daring dapat berbentuk komunikasi Sinkron dan komunikasi Asinkron. Komunikasi Sinkron, yaitu komunikasi menggunakan komputer, smartphone atau alat bantu lainnya.

Jenis komunikasi Sinkron meliputi video call, chat call, video formal, non formal hingga komunikasi jaringan kerja. Sementara itu, komunikasi Asinkron atau tidak serempak.

Namun, perbedaan antara keduanya terletak pada waktu yang dilakukan untuk komunikasi. Daring dipandang sebagai metode pembelajaran alternatif terbaik selama masa pandemi Covid-19.

Sistem belajar daring memiliki kelebihan dan kekurangannya. Lantas, apa kekurangan dan kelebihannya dari sistem belajar daring tersebut. Berikut ulasan selengkapnya :

Kelebihan Belajar Daring

Pertama, hemat biaya dan waktu, proses belajar daring dilakukan di rumah tidak datang langsung ke sekolah atau kampus. Tentu saja hal ini  dapat menghemat ongkos transportasi atau bensin

Kedua, belajar mandiri, selama proses pembelajaran online siswa tidak tergantung pada pelajaran yang diberikan oleh guru. Namun siswa dapat belajar mencari sendiri informasi secara mandiri dengan melakukan riset melalui internet.

Baca :  Pendiri dan Kepala Departemen Ethical AI Dipecat Google

Ketiga, menguasai teknologi, belajar daring yang dilakukan di rumah mendorong siswa menguasai teknologi yang terus berkembang, dengan cara ini siswa lebih maju dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Keempat, alternatif selama sosial distancing, pandemi membuat jarak dan interaksi sosial terbatas sebagai cara memutuskan rantai penyebaran virus corona.

Belajar daring bisa dilakukan sebagai alternatif selama sosial distancing dengan kegiatan positif, belajar daring merupakan  langkah tepat supaya pendidikan tetap berlanjut dengan memanfaatkan sistem online learning.

Kelemahan Belajar Daring, Pembelajaran Online yang  tidak efektif

Pembelajaran daring ada sebagian yang menganggap tidak efektif Pertama, wajib akses internet. Model belajar daring sudah pasti membutuhkan akses internet. Mediator dalam proses belajar mengajar selama pandemi, yaitu laptop, smartphone dan lainnya.

Kedua, sulit mendapatkan akses internet yang bagus. Salah satu kendala yang terjadi dalam proses belajar mengajar online berbasis teknologi digital.

Baca :  Twitter Tranding #Lasmi, Siapa Lasmi ?! Simak Cerita @Falenzaman

Sisi lain mereka juga tidak sedikit mengeluarkan biaya cukup banyak untuk membeli kuota internet. Ketiga, kurang adanya interaksi secara langsung antara murid dengan guru. Keadaan ini bila berlangsung terus-menerus tentu memunculkan masalah baru dalam proses belajar mengajar online.

Bagaimana Belajar Daring yang Efektif itu?

Smartphone salah satu elemen kelancaran Pembelajaran daring yang efektif. Keterbatasan jarak dan teknologi bisa memicu kurang efektifitas proses pembelajaran daring. Namun,hanya dengan semangat saling membantu mengatasi masalah ini semuanya akan berjalan lancar.

Ruang belajar yang nyaman bisa menjadi penunjang belajar daring menyenangkan, oleh karenanya, sebagai orangtua wajib untuk menyediakan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anaknya.

Selain itu, penting adanya grup belajar dibentuk supaya terjadi tukar pikiran dan interaksi di antara mereka.

Cara lain belajar efektif di rumah adanya pendampingan orang tua selama proses belajar mengajar berlangsung. Keterlibatan orangtua juga bisa berperan sebagai guru yang nantinya membantu dan mencari solusi dihadapi anak dalam belajar daring.

Orangtua juga bisa berperan sebagai guru yang mampu memecahkan masalah dan mencari solusi, tekad kuat dan motivasi tinggi dari pelajar menjadi kunci sukses di masa depan.

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan