
KUTIPAN – Perusahaan yang bergerak di bidang budidaya rumput laut, Kebula, mulai menunjukkan hasil positif dalam pengembangan rumput laut jenis cottonii di Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga.
Kehadiran Kebula yang dimulai sejak November 2025 kini membawa dampak signifikan, terutama dalam peningkatan produksi rumput laut jenis cottonii.
Direktur Kebula, Sinta, mengungkapkan bahwa awal pengembangan budidaya rumput laut di Pulau Lalang dimulai dengan jumlah yang relatif kecil.
“Kita datang ke Pulau Lalang itu pada bulan November 2025. Kita mulai pengembangan budidaya rumput laut itu mulai dari 2,5 ton,” kata Sinta saat diwawancarai di Pulau Lalang, Sabtu (14/3/2026).

Seiring berjalannya waktu, produksi rumput laut mengalami peningkatan cukup pesat. Saat ini, jumlah produksi telah mencapai 10 ton untuk jenis cottonii.
“Saat ini, jumlah produksi telah mencapai 10 ton untuk jenis cottonii,” ungkap Sinta.
Sinta menjelaskan bahwa Kebula merupakan perusahaan yang memiliki fokus utama pada pengembangan budidaya rumput laut sebagai salah satu sektor unggulan.
“Kebula ini adalah perusahaan yang fokus pada pengembangan budidaya rumput laut,” ujarnya.
Dalam proses pengembangannya, Kebula tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat melalui pendekatan sosial dan edukatif.
Sinta menyebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, perangkat desa, hingga pemerintah daerah sebelum menjalankan program budidaya.
“Kita juga melakukan sosialisasi pada masyarakat Pulau Lalang dan Alhamdulillah diterima baik oleh masyarakat Pulau Lalang, perangkat desa dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Saat ini, Kebula juga tengah melakukan pendampingan teknis kepada kelompok masyarakat yang terlibat dalam budidaya rumput laut.
“Saat ini kita lagi tahapan pengembangan budidaya rumput laut dan beberapa kelompok kita lakukan pendampingan teknis di Pulau Lalang ini,” tambahnya.
Kehadiran Kebula di Pulau Lalang pun disambut positif oleh masyarakat. Salah satu warga mengaku kehadiran Kebula memberikan dampak nyata terhadap perekonomian mereka.
“Alhamdulillah meringankan beban masyarakat Pulau Lalang, bisa bekerja di sini,” ungkap salah satu warga.
Dengan perkembangan yang terus meningkat, budidaya rumput laut di Pulau Lalang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Lingga.




