Connect with us

Hukum Kriminal

Kasus Penganiayaan Gojek Wanita di Duta Mas, Polisi Menunggu Hasil Visum Korban

Published

on

Penganiayaan Gojek Wanita di Duta Mas

KUTIPAN.CO – Kasus penganiayaan yang dialami oleh salah satu driver gojek online wanita bernama Fransiska terus didalami pihak kepolisian Polsek Batam Kota yang saat ini masih menunggu hasil visum korban.

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Ipda Yustinus Halawa saat dikonfirmasi awak media, pada Kamis (22/7/2021) malam.

“Kasus penganiayaan yang dialami oleh driver gojek wanita yang dilakukan oleh oknum security Duta Mas berinisial S, saat ini masih menunggu hasil visum korban,” ucap Ipda Yustinus.

Dijelaskan Ipda Yustinus, apabila ditemukan hasilnya akan dilanjutkan dan saat ini sudah memeriksa 3 saksi yang sudah diambil keterangannya.

“Untuk keterangan para saksi sudah kita ambil dan saat ini ada tiga orang,” pungkasnya.

Atas insiden penganiayaan yang dialami salah seorang gojek wanita yang dipukuli oknum security Perumahan Dutamas, Batam centre pada Minggu (17/7/2021), puluhan gojek Batam menyeruduk Polsek Batam Kota.

Diberitakan sebelumnya, salah satu rekan korban Zulfi hidayat Ginting menceritakan bahwa peristiwa pemukulan terhadap driver wanita ini terjadi saat korban selesai mengantar orderan makanan yang diterimanya ke dalam Perumahan mewah tersebut.

“Peristiwanya terjadi pada Senin (18/7/2021) sekira pukul 13.00 wib, kawan kami bernama Fransiska mengantar orderan, dan akan keluar dari wilayah perumahan Dutamas,” ujar Zulfi

Baca :  Sektor Maritim dan Pelayaran Kota Batam Menurun, Aliansi Industri Maritim Desak BP Batam Revisi Tarif Jasa Kepelabuhan

Peristiwa penganiayaan tersebut diketahui oleh sesama driver online setelah korban meminta tolong melalui grup aplikasi WhatsApp, para driver online di Batam.

“Sebelum meninggalkan lokasi perumahan, korban sempat ditahan di pos security dan ditanyai oleh pelaku,” terang Zulfi yang juga merupakan pembina dari komunitas driver online.

Saat pembicaraan antara keduanya berlangsung, diduga ada kesalahpahaman dikarenakan kondisi fisik korban yang mengalami kecacatan pada bagian bibir.

“Mereka bertekak keduanya dan dimungkinkan pelaku ada kesalahpahaman terhadap omongan korban dan korban ada cacat dimana mengalami sumbing,” ungkapnya.

Usai keduanya cekcok mulut pelaku memukul kaca helm korban hingga pecah dan melukai pelipis korban.

Dengan perbuatan security tersebut, rekannya mendatangi Polsek Batam Kota dan melaporkan tindakan penganiayaan tersebut.

“Sudah dibuat laporannya dan saat ini sedang proses oleh pihak Kepolisian,” jelasnya.

Akibat perbuatan sekuriti tersebut rekan rekan beberapa driver online di Batam kemudian melakukan aksi solidaritas ke perumahan tersebut.

Pelaku nyaris membuat kemarahan driver ojek dengan sikap dari pihak security juga dianggap hampir memicu kemarahan para driver online.

“Pelaku bilang dirinya kebal hukum dan tidak takut dilaporkan ke polisi,” pungkasnya.


Report : Yuyun

Hukum Kriminal

Polisi Gagalkan Penyelundupan 107 Kg Sabu di Perairan Pulau Putri Nongsa

Published

on

Sabu di Perairan Pulau Putri Nongsa
Pengungkapan kasus narkotika yang berhasil diamankan di Perairan laut Pulau Putri Nongsa Kota Batam

KUTIPAN.CO – Tim gabungan Satresnarkoba Polresta Barelang bersama Bea dan Cukai Kanwil DJBC Khusus Kepri berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 107,258 Kg yang direncanakan akan diedarkan ke Kalimantan.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dermawan mengatakan, pengungkapan kasus ini sudah cukup lama dimana pada hari Minggu (5/9/2021) sekira pukul 06.00 Wib para tersangka berhasil diamankan di Perairan laut Pulau Putri Nongsa Kota Batam.

“Kenapa baru sekarang dirilis, karena kita akan mencoba untuk mengungkap lebih besar dan dalam rangka memprofiling jaringan atau pengembangan kasus. Pada prinsipnya persoalan narkoba ini tidak dilakukan oleh perorangan dan selalu dilakukan oleh sindikat,” ucap Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dermawan, pada Senin (20/9/2021).

Jika dihitung dan diasumsikan 1 kg bisa dikonsumsi tiga sampai empat orang, ini bisa menyelamatkan sekitar 321.774 jiwa sampai 429.000 jiwa manusia.

“Makanya kita konsen, persoalan narkoba ini tidak ada alasan apapun hanya satu kata “Berantas”. Narkoba akan menghilangkan generasi kita kedepan,” tegas Brigjen Pol Dermawan.

“Kalau kita hitung dengan asumsi harga dipasaran ini bisa mencapai Rp. 128 Miliar yang mereka hasilkan, namun mereka tidak pernah berfikir ini bisa merugikan masyarakat Indonesia. Jadi kita akan koordinasi kepada pihak Jaksa dan Pengadilan untuk dituntut secara maksimal sesuai Undang-Undang,” tambahnya.

Kelima tersangka rata-rata berpendidikan D3 dengan inisial RH (26) asal Jakarta, AJA (23) asal Jawa Timur, EAH (26) asal Bitung Sulawesi Utara, ROS (26) asal Batam, H (33) asal Jawa Barat dan 1 lagi JT masih DPO.

Ditambahkannya, kami akan berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Pengadilan agar mereka dituntut maksimal. Kita tidak boleh main-main dengan Narkoba ini.

Baca :  Update Covid Lingga Tiga Warga Lingga Terpapar Covid

Adapun barang bukti yang disita yakni 1 unit kapal high speed warna putih, 6 buah tas ransel besar berisi kemasan teh China merk Guanyingwang berisi sabu dengan jumlah 104 bungkus dengan berat 107,258 Kg.

“Untuk modusnya mereka diperintahkan untuk mengambil barang dari Malaysia yang rencananya akan dikirim ke Kalimantan. Namun, tim gabungan melakukan pendalaman sehingga ditemukan fakta-fakta yuridis dan berhasil diamankan pada 5 September 2021,” tambah Brigjen Pol Dermawan.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Junto Pasal 112 Ayat 2, Junto Pasal 115 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 Tahun paling lama 20 Tahun, seumur hidup atau hukuman mati.

Ditempat yang sama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Akhmad Rofiq menambahkan, ini merupakan sinergi bersama dan merupakan tangkapan terbesar di tahun 2021 ini.

“Mudah-mudahan kita bisa melakukan penindakan lebih lanjut karena kegiatan narkoba ini masih belum tuntas,” ucapnya.

Dijelaskan Akhmad Rofiq, proses ini tidak ujug-ujug seketika, prosesnya cukup panjang, perlu analisa bersama kemudian penindakan butuh waktu 1 hingga 2 minggu.

“Pada saat pemeriksaan tim menggerakkan sebanyak 8 kapal patroli dari DJBC Kepri, 1 kapal patroli berjenis 28 Meter dan 5 unit speedboat. Dari BC Batam 1 kapal patroli dan dari Tanjung Pinang 1 kapal patroli,” jelasnya.

Harapannya, kami mohon adanya kerjasama lanjutan karena ini tidak dapat kita lakukan sendiri untuk mencegah masuknya narkotika ini, butuh kerjasama antara aparat penegak hukum dan masyarakat harus bersinergi untuk menanggulangi masuknya barang-barang terlarang supaya generasi kita terhindar dari barang berbahaya ini.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Hukum Kriminal

Polda Kepri Ringkus 5 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal di Bintan

Published

on

berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada beberapa orang calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan dari Tanjung Uban menuju

KUTIPAN.CO – Ditreskrimum Polda Kepri berhasil mengamankan lima tersangka dan menggagalkan pengiriman tujuh Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal, di Jalan Eka Bakti, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, pada Senin (13/9/2021).

Hal tersebut disampaikan oleh Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Donny Siswoyo,S.I.K.,M.H.Li., didampingi Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri AKBP Dhani Catra Nugraha, S.H., S.I.K., M.H dan Paur Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Husnul Afkar SH, M.H, di Mapolda Kepri, pada Rabu (15/9/2021).

“Lima pelaku berinisial A (33) berperan sebagai tekong boat, M (41) berperan sebagai ABK Kapal, S (39) berperan sebagai penjaga kapal, AM (32) dan AM (28) berperan sebagai ABK penjemputan dan penampungan,” ucap AKBP Donny.

Dijelaskan AKBP Donny, kejadian berawal pada hari Minggu (12/9/2021) sekira pukul 21.00 Wib berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada beberapa orang calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan dari Tanjung Uban menuju Malaysia untuk bekerja.

Selanjutnya pada Senin dini hari sekira pukul 02.30 wib ditemukan adanya 7 orang calon PMI ilegal asal Cianjur, Purwakarta, Tegal, dan Indramayu yang telah direkrut oleh pelaku sedang dilakukan proses pengurusan keberangatannya.

“Pelaku menawarkan korban untuk bekerja di Malaysia sebagai Asisten Rumah Tangga dan pekerja kebun sawit dengan menjanjikan penghasilan paling kecil Rp. 5 juta dan paling besar Rp. 7 juta,” jelas AKBP Donny.

Baca :  Beredar Luas Video BATAM MENCEKAM Kapolresta Barelang Sebut Itu Bukan Batam

Untuk modus operandinya pelaku perekrutan, penampungan, pengurusan hingga pemberangkatan PMI ke luar negeri tanpa dilengkapi dokumen resmi melalui pelabuhan ilegal/tikus.

“Korban diberi iming-iming mendapatkan gaji yang besar, sehingga merasa tergiur dan percaya atas apa yang telah dijanjikan oleh pelaku hingga para korban berniat melakukan proses keberangkatan untuk bekerja di Malaysia tanpa mengetahui bagaimana prosedur keberangkatan yang resmi untuk dapat bekerja di Malaysia sebagai PMI,” jelas AKBP Donny.

Para tersangka telah melakukan pemberangkatan PMI illegal sebanyak 4 kali dengan keuntungan yang berbeda-beda mulai Rp. 1,5 juta hingga Rp. 6 juta.

Adapun 7 orang korban yang berhasil diselamatkan terdiri dari 1 laki-laki dan 6 perempuan berasal dari Cianjur, Purwakarta, Tegal dan Indramayu.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 4 unit handphone, 1 bundel boarding pass korban, 1 unit kapal boat mesin tempel 200 PK 2 unit dan 1 unit mobil avanza warna putih.

Adapun pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 81 dan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMI Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 15 Miliar.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Hukum Kriminal

Polsek Lubuk Baja Tangkap Pelaku Curanmor Anak di Bawah Umur

Published

on

Foto curanmor batam, polsek lubuk baja

KUTIPAN.CO – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengamankan 1 pelaku curanmor yang masih anak dibawah umur, Senin (13/9/2021).

Pelaku berinisial YB (16) berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Fajar Bittikaka, S.Tr.K

Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK mengungkapkan kejadian berawal pada hari Minggu (12/09/2021) sekira pukul 23.00 Wib korban berinisial WA sedang berkunjung ke rumah temannya yang berada di Pasar Pelita.

Kemudian korban meletakkan sepeda motornya di Jln. Sriwijaya Komp. Pasar Pelita 5 Kecamatan Lubuk Baja, selanjutnya korban duduk-duduk serta baring-baring di tempat teman korban tersebut.

“Pada hari Senin (13/09/2021) sekira pukul 01.30 wib korban mendengar suara motornya menyala dan ia langsung berlari ke tempat parkiran ternyata sepeda motornya sudah tidak ada dan dibawa kabur oleh pelaku,” ucap AKP Budi.

Saat itu korban masih mendengar bunyi sepeda motornya yang berada di dekat jalan raya depan Hotel Asia Link Pelita, kemudian korban meminjam sepeda motor temannya dan berusaha untuk mengejar pelaku namun kehilangan jejak.

Baca :  Update Covid Lingga Tiga Warga Lingga Terpapar Covid

Selanjutnya pada hari Senin (13/09/2021) Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja melakukan penyelidikan lapangan dan berdasarkan petunjuk serta ciri-ciri yang dijelaskan oleh korban, tim berhasil menangkap seorang pelaku inisial YB (16) di dekat Alfamart Komplek Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kemudian pelaku berserta barang bukti yang didapat dari pengembangan terhadap pelaku dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna proses lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 unit sepeda motor merk Yamaha RX-K, 1 buah kunci sepeda motor dan 1 buah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Atas perbuatannya pelaku di jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.


Report : Yuyun

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Laut Cina Selatan Laut Cina Selatan
Kepri3 jam ago

Kedubes AS : Peran Penting Pers Jaga Kedamaian Laut Cina Selatan

KUTIPAN.CO – Media dan seluruh insan pers memiliki peran strategis menjaga keamanan dan keselamatan Laut Cina Selatan. Karena media memiliki...

Potensi Wisata Alif Stone Natuna Potensi Wisata Alif Stone Natuna
Kepri3 jam ago

In House Training Jurnalis Maritim Gubernur Kepri Tawarkan Potensi Wisata Alif Stone Natuna

KUTIPAN.CO – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menawarkan potensi wisata Alif Stone Geopark Natuna saat menjadi keynote speaker pada kegiatan...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga4 jam ago

UPDATE Covid-19 Lingga 19 September : Nihil Penambahan Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Minggu 19 September 2021, tidak terdapat penambahan kasus aktif sementara...

Alumni Akpol 97 Wirapratama Alumni Akpol 97 Wirapratama
Lingga4 jam ago

Polres Lingga Salurkan Bansos Alumni Akpol 97 Wirapratama

KUTIPAN.CO – Alumni Akpol 97 Wirapratama berikan bansos pada masyarakat kurang mampu, di Polres Lingga bantuan sosial berupa paket sembko...

Pelebaran Jalan di Batu Besar Pelebaran Jalan di Batu Besar
Batam4 jam ago

Pemko Batam Cari Solusi Warga Terdampak Pelebaran Jalan di Batu Besar

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan akan mencari solusi terbaik bagi masyarakat Batu Besar yang terkena dampak dari proyek...

Nelayan NTB Nelayan NTB
Nasional18 jam ago

Nelayan NTB Ikrar Patuhi Ketentuan Penangkapan BBL

KUTIPAN.CO – Nelayan Penangkap dan Pembudidaya Lobster di wilayah Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan pengelolaan lobster...

Bakamla RI Bakamla RI
Nasional18 jam ago

Bakamla RI Passing Exercise Bersama USCGC Munro – 755

KUTIPAN.CO – Kapal Patroli Bakamla RI (Indonesia Coast Guard) KN. Pulau Dana – 323 melaksanakan Passing Exercise dengan Kapal Coast...

Foto BPJamsostek, BPJS TK, Pemkab Lingga Foto BPJamsostek, BPJS TK, Pemkab Lingga
Lingga19 jam ago

BPJS TK Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman Dengan Pemkab Lingga

KUTIPAN.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS TK) Ketenagakerjaan, menggelar Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Pemerintah Kabupaten Lingga, serta Monitoring dan...

Populer Sepekan

Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12