Foto : Okezone

KUTIPAN.co – Guna mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, tim teknis kepolisian telah memeriksa sebanyak 73 saksi, 114 toko kimia dan uji laboratorium forwnsik 38 titik CCTV

“Sejak terjadinya peristiwa kita melakukan upaya-upaya itu. Teman-teman paham sudah 73 saksi yang kita periksa, 114 toko kimia kita periksa, 38 titik CCTV. Bahkan CCTV itu kita periksa secara laboratorium forensik kepolisian scientific di Mabes Polri maupun di AFP di Australia,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Terhadap kasus Novel Baswedan, kata Iqbal pihak kepolisian sangat serius mengungkap kasus tersebut sejak 3 tahun belakangan ini. Iqbal pun menegaskan pihak kepolisian akan mengungkapkan kasus tersebut dalam waktu dekat ini.

“Kita sudah menemukan alat bukti dan petunjukan yang sangat, sangat, sangat signifikan,” kata Iqbal.

Kata Iqbal, terkait motif penyiraman air keras pada Novel akan terungkap setelah pelaku ditangkap dan penyidik akan mendalami keterangan pelaku. Walaupun di dalam mekanisme proses upaya penyidikan dan penyelidikan.

“Kami punya teori bahwa motif itu, motif A, motif B, motif C, motif D itu selalu kami sandingkan untuk lebih memperjelas alat bukti dan petunjuk yang sudah kami dapat,” kata Iqbal.

Editor : Kri
Source : Okezone