Lingga – Dalam penerapan pola hidup sehat kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga berhasil membuat angka penyakit malaria selama tahun 2019 turun drastis.

Pasalnya pada 2018 lalu ditemukan sebanyak 122 kasus penyakit malaria sementara dari Januari hingga September 2019 ditemukan hanya 11 kasus malaria.

Dimana dari 11 kasus tersebut, positif terserang malaria yakni usia 1-4 tahun 1 orang, 5-9 tahun 1 orang, 15-64 tahun 8 orang dan diatas 64 tahun 1 orang dengan jenis parasit Pf 6 orang, Pv 4 dan Mix 1 orang.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Adhe Permana Putra mengatakan, penyakit malaria untuk di Kabupaten Lingga selama Januari-September 2019 mengalami penurunan yang cukup drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam mengatur pola perilaku hidup sehat, dimana masyarakat selalu melakukan pembersihan sarang nyamuk dengan bergotong-royong serta tidak menumpukan barang-barang bekas, sehingga angka tersebut menurun drastis,” ungkap Adhe, Rabu (9/10/2019)

Adhe menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya menekan kasus malaria di Kabupaten Lingga agar tidak meningkat. Dengan harapan masyarakat pun ikut serta terus melakukan pola hidup bersih sehingga kasus ini bisa ditekan.

“Kita harapkan dibulan-bulan berikutnya tidak kita temukan lagi kasus malaria. Dan kedepannya kita akan terus berupaya menekan angka kasus malaria di Kabupaten Lingga,” ujarnya

Masyarakat di Kabupaten Lingga diharapkan dapat terus memelihara pola prilaku hidup bersih dengan tetap menjaga lingkungan, sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

Penulis : IKI
Editor : Agedas