Foto : Kasi Pidsus Kejari Lingga Josua Tobing (kiri) bersama Kasi Intel Kejari Lingga Andi Sofyan (kanan)

Lingga – Perkara kasus dugaan korupsi dana SPJ Bidang Kehumasan dan Protokoler oleh mantan Bendahara Pemkab Lingga, Angga akan digelar sidang perdananya pada 4 November 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lingga Josua Tobing mengatakan, bahwa pihaknya telah melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tinggi di Tanjungpinang.

“Berkas perkara sudah kita limpahkan ke PN Tanjungpinang. Kalau tidak ada perubahan Senin (4/11/2019) mendatang akan digelar sidang perdana. Dan saat tersangka kita titipkan di Rutan Dabo Singkep, besok kita ke Tanjungpinang,” kata Josua, Rabu (30/10/2019)

Dia mengatakan, bahwa hingga saat ini pihak Kejaksaan baru menetapkan satu orang tersangka dengan total kerugian negara Rp1,3 miliar berdasarkan perhitungan ahli BPKP Kepri.

“Berdasarkan perhitungan BPKP Kepri total kerugian negara sebesar Rp 1,3 miliar, dan saat ini baru satu orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, namun tidak menutup kemungkinan akan ada orang lain, karena korupsi ini tidak mungkin makan sendiri,” jelas Josua.

Disinggung terkait pengembalian kerugian negara, Josua mengatakan bahwa tersangka Belum bisa mengembalikan. Dimana saat ini Kejari Lingga tengah melacak aset dari tersangka Angga.

“Sudah kita tanyakan, namun tersangka belum bisa mengembalikan kerugian negara. Untuk aset masih kita lacak,” ujar Josua.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 8 uu Tipikor no 20 tahun 2001, ancaman maksimal seumur hidup.

Penulis : IKI
Editor : Agedas