Jakarta – Sebanyak 362 tersangka yang ditetapkan Polri terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) se-Indonesia. Senin (21/10/2019)

Hal tersebut disampaikan oleh Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra yang mengatakan tersangka itu terdiri dari 345 tersangka individu dan 17 tersangka korporasi.

“Untuk perkembangan penanganan Karhutla sampai dengan hari ini berjumlah 362 orang tersangka yang terdiri dari 345 orang dan 17 tersangka korporasi,” jelas Asep seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Asep menjelaskan sampai saat ini untuk proses penyidikan sudah mencapai 147 kasus. Sementara untuk 69 kasus sudah dilimpahkan ke penuntut umum dan akan segera disidangkan.

“Untuk penyidikan sampai hari ini sudah 147 kasus, tahap I, 92 dikirim ke JPU. Dan sudah tahap II, tersangka dan barang bukti dikirim kepada Kejaksaan sebanyak 69 kasus,” beber Asep.

Sementara itu, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaik pengungkapan ratusan tersangka itu diusut oleh seluruh Polda se-Indonesia.

Pada 16 September 2019 lalu, Polda Riau mencatat telah memproses sebanyak 47 tersangka perseorangan dan satu tersangka korporasi. Dan Polda Sumatera Selatan ada 18 tersangka individu.

“Lalu Polda Jambi ada 14 tersangka individu namun untuk korporasi nihil. Kemudian Polda Kalimantan Selatan mencatat ada 2 tersangka individu,” ujar Dedi.

Selanjutnya di Polda Kalimantan Tengah terdapat 45 tersangka individu dan 1 tersanka korporasi. Terakhir Kalimantan Barat ada 59 tersangka individu dan 2 tersangka korporasi.

Namun hingga saat ini Polri masih melakukan penelusuran dan pendekatan terkait pihak-pihak yang bertanggungjawab dalam kebakaran hutan.

“Polri concern pendekatan hukum terhadap siapa saja yang terbukti melakukan pembakaran lahan maupun hutan. Baik secara unsur sengaja maupun unsur kelalaian,” ujarnya mengakhiri.

Sumber : CNN Indonesia
Editor : Agedas