KUTIPAN – Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., menggelar kegiatan Kapolres Natuna Menyapa bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Natuna, HMI Cabang Natuna, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna di Ranai Square, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (19/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum diskusi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat nelayan untuk membahas berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Natuna.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Suranta Surbakti, S.H., Kasat Polairud Polres Natuna IPDA Guru Kinayan Sembiring, Presiden Mahasiswa STAI Natuna Muhammad Raus, Ketua HMI Cabang Natuna Fergiawan, Ketua KOHATI Natuna Ayu Wulan Anggraini, perwakilan HNSI Natuna Aprizal, pengurus organisasi mahasiswa, serta personel Polres Natuna.
Dalam forum dialog tersebut, Ketua HMI Cabang Natuna Fergiawan mengapresiasi kinerja Polres Natuna dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Natuna. Ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, khususnya terkait persoalan air bersih dan listrik yang dinilai masih menjadi perhatian masyarakat.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat membantu menjembatani komunikasi antara mahasiswa dengan pemerintah daerah maupun DPRD Natuna agar persoalan ini dapat segera dicarikan solusi bersama,” ujarnya.
Selain persoalan infrastruktur dasar, HMI Natuna juga menyoroti maraknya praktik illegal fishing yang dinilai masih meresahkan nelayan lokal di wilayah perairan Natuna.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie menegaskan pentingnya budaya dialog dan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan di daerah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan nelayan, untuk mengedepankan diskusi dan komunikasi dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Natuna siap memfasilitasi komunikasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, maupun pihak PLN terkait persoalan air bersih dan listrik.
Selain itu, Kapolres mengimbau agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara santun, sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, para nelayan juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi, di antaranya kesulitan memperoleh BBM bersubsidi, kebutuhan perbaikan fasilitas pelabuhan, bantuan alat tangkap, hingga akses permodalan bagi nelayan kecil.
Kegiatan Kapolres Natuna Menyapa berlangsung hangat, penuh keakraban, serta menjadi sarana mempererat sinergi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat nelayan di Kabupaten Natuna.
Laporan: Redaksi | Editor: Husni




