Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

Kampanye di Empat Desa Paslon BISA Lingga Harus Lebih Baik

Paslon Bisa Lingga dengan nomor urut 1 pada Pilkada 2020 melakukan kampanye terbuka di dua Kecamatan yakni Lingga Utara dan Singkep Pesisir

KUTIPAN.CO – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lingga, dengan nomor urut 1, menggelar kampanye di tiga Desa di Kecamata Lingga Utara dan satu Desa di Kecamatan Singkep Pesisir.

Dalam kampanye dibeberapa desa tersebut, Paslon dengan Jargon Kita BISA (Bersama Ishak-Salmizi) dan tim pemenangan BISA, tidak saja mensosialisasikan visi dan misi, namun juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan pertanyaan, saran dan masukan.

Saat kampanye di Kelurahan Pancur, Desa Duara, dan Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, masyarakat selain mengusulkan beberapa pembangunan jalan, bantuan perikanan, bantuan rumah ibadah, juga berharap sekali bila sudah dipilih dan diberi amanah menjadi Bupati Lingga, datang lah ke kampung-kampung menemui mereka.

“Tidak usah sampai sebulan sekali, sekali dalam setahun pun sudah cukup, dan tidak mungkin tidak ada waktu sama sekali, jangan sampai hanya musim pilkada saja, baru selalu datang dan selalu ramah,” kata salah seorang yang hadir dalam kampanye tersebut.

Saat kampanye Paslon Kita BISA di salah satu Desa.

Hal yang sama juga disampaikan warga Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, nanti jika bapak terpilih Bupati Lingga, tidak usahlah bapak sampai turun menjenguk kami satu-persatu dari rumah ke rumah, namun saat lewat di kampung kami, cukup membuka jendela mobil bapak dan melambaikan tangan.

“Dengan melambaikan tangan pun sudah cukup bagi kami, terasa sejuklah hati kami dan barulah kami merasa ada pemimpin,” ungkapnya.

Kampanye Paslon Kita BISA.

Menanggapi hal tersebut, Calon Bupati Lingga dengan mnomor urut 1, Ir. H. Muhammad Ishak, MM, mengatakan, bahwa ia dan Salmizi selama melakukan sosialisasi dari Pulau ke pulau, dan dari kampung ke kampung memang banyak sekali yang menyatakan dan mengharapkan seperti itu.

Sepertinya, jelas Ishak, masyarakat sangat rindu dengan figur pemimpin yang dekat dengan masyarakat, malahan di beberapa kampung dan pulau ada yang tidak kenal sama sekali dengan pemimpinnya.

“Insya Allah, kami berdua ini budak kampung dan selalu rindu dengan suasana kampung yang senantiasa teduh, kompak dan damai,” ucap M. Ishak kepada media, Senin (12/10/2020).

Kampanye Paslon Kita BISA di salah satu rumah warga.

Pemimpin itu, lanjut Ishak, memang harus selalu dekat dengan masyarakat, kalau tidak pemimpin mana tahu permasalahan apa yang sedang dihadapi masyarakat, karena itulah barangkali yang diberikan dan dibantu Pemerintah, selalu belum sesuai dengan harapan masyarakat, saya pribadi sangat senang dengan adat dan budaya, sementara pak Ustad Salmizi menekuni pembinaan agama, sehingga selalu masuk dari pulau ke pulau dan dari kampung ke kampung.

“Apa yang telah kami geluti selma ini, Insya Allah akan kami teruskan, bahkan akan kami lebih intensifkan lagi dalam upaya ingin mewujudkan Kabupatn Lingga yang lebih agamis dan berbudaya, sebelum jadi pemimpin saja, kami sudah memulainya, apalgi kalau sudah diberikan amanah, Insya Allah BISA, Lingga kedepan harus berubah lebih baik,” imbuhnya.

Penulis : Pandi | Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply