Connect with us

Hukum Kriminal

Kadishub Batam Rustam Efendi Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Published

on

Foto batam, headline, kadishub batam, Korupsi, pengadilan tanjungpinang, tipikor

KUTIPAN.CO – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Batam, Rustam Efendi dan Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Batam, Hariyanto bin Ase Swandi dituntut 4 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan tersebut dibacakan dalam persidangan perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Tanjung Pinang, pada Kamis (15/7/2021) sekira pukul 10.00 WIB dengan agenda pembacaan tuntutan.

Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum, Dedi Januarto Simatupang, S.H, membacakan tuntutannya sebagai berikut :

Menyatakan Terdakwa Rustam Efendi dan Hariyanto Bin Ase Swandi secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta selaku pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum.

Baca :  Satlantas Polres Lingga Baksos ke Panti Jompo

Kadishub Batam Rustam

Atau dengan menyalahgunakan kekuasaan memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi diri sendiri, dalam hal perbarengan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan sebagaimana dakwaan pertama primair Pasal 12 huruf e Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP serta peraturan perundangan lainnya yang berkaitan.

Baca :  Satu Warga Lingga Meninggal Dunia Positif Covid-19 di Ruang Isolasi Pagoda

Menjatuhkan Pidana terhadap Terdakwa Rustam Efendi dan Hariyanto, S.Kom., MM Bin Ase Swandi, dengan Pidana Penjara 4 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan, dan Pidana Denda sebesar Rp 200 Juta subsidair selama 6 bulan kurungan.

Sidang berlangsung pada Pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB dengan tertib dan aman serta mematuhi protokol kesehatan.


Report : Yuyun

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan