Joki Vaksin Covid Pinrang Terancam 1 Tahun Penjara

  • Bagikan
Joki Vaksin Covid Pinrang

KUTIPAN.CO – Satreskrim Polres Pinrang, Sulawesi Selatan telah tetapkan Abdul Rahim (49) sebagai tersangka kasus joki vaksin, saat ini tersangka tidak ditahan dan hanya menjalani wajib lapor.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi mengatakan, yang bersangkutan dijerat dengan pasal 14 Undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, junto pasal 13 B Perpres no 14 tahun 2021 perubahan atas Perpres no 99 tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penggulangan pandemi-19.

“Yang bersangkutan tidak menjalani penahanan, hanya dikenakan wajib lapor. Yang bersangkutan bisa terancam pidana satu tahun penjara dan atau denda 1 juta rupiah,” ungkap AKP Deki, Kamis (30/12/2021)

Dijelaskan dia, saat ini pihaknya sedang merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Jaksa.

Diketahui sebelumnya, pria bernama Abdul Rahim yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini mengaku dalam video unggahannya berdurasi 31 detik rela mengantikan orang lain untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Dalam video tersebut, Abdul Rahim sudah mendapatkan suntikan sebanyak 14 orang warga. Kasus yang ditangani oleh penyidik Polres Pinrang telah naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan dengan memeriksa belasan saksi termasuk vaksinator.

  • Bagikan