
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Pos SAR Anambas melaksanakan kegiatan Siaga SAR Khusus dengan melakukan pengamanan, pemantauan, serta koordinasi terhadap proses embarkasi penumpang kapal di Pelabuhan Pelni Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (15/3).
Dalam kegiatan tersebut, petugas SAR memantau keberangkatan KM Bukit Raya yang melayani rute Tarempa menuju Selat Lampa, Natuna.
Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap kapal MV. VOC Batavia yang melayani perjalanan Tarempa menuju Letung, Batam, hingga Tanjung Pinang.
Tak hanya itu, pemantauan juga dilakukan terhadap keberangkatan MV. Cinta Indomas yang melayani rute Tarempa menuju Letung guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan para penumpang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Siaga SAR Khusus yang telah memasuki hari ke-6 menjelang puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis seperti pelabuhan dan bandara yang berada di wilayah Kabupaten Natuna maupun Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran ini mengacu pada Peraturan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Siaga Pencarian dan Pertolongan.
Selain di Anambas, Kantor SAR Natuna juga menempatkan personel beserta peralatan SAR di Pelabuhan Binjai, Kabupaten Natuna. Sementara itu, koordinasi juga dilakukan melalui Posko Siaga Terpadu di Bandara Raden Sadjad Ranai.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa seluruh personel telah menjalankan tugas pengamanan dan pemantauan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi dengan berbagai instansi terkait serta memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat.
Menurutnya, pada hari ke-6 pelaksanaan Siaga SAR Khusus menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, pihaknya telah mengerahkan personel serta peralatan SAR untuk melakukan pengawasan di sejumlah titik yang telah ditentukan.
Ia berharap seluruh petugas dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan sikap humanis serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait dalam mendukung kelancaran arus transportasi.
Abdul Rahman juga mengingatkan kepada masyarakat maupun para pengguna transportasi umum agar selalu memperhatikan beberapa hal penting sebelum melakukan perjalanan, di antaranya kondisi cuaca, kondisi kesehatan pribadi, serta memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan dan alat bantu SAR pada setiap moda transportasi yang digunakan.




