Connect with us

Lingga

Jalani Setengah Masa Hukuman, Kompak Dikeluarkan Dari Lapas Dabo Singkep

Published

on

lapas dabo singkep
Jalani masa hukuman 2 bulan 28 hari, narapidana Okta Wisnu alias Kompak dikeluarkan dari Lapas Kelas III Dabo Singkep dengan status Asimilasi Rumah | Foto : Humas Lapas Dabo

KUTIPAN.CO – Telah menjalani setengah masa hukuman atau pidana, Okta Wisnu alias Kompak narapidana kasus penganiayaan dan pengrusakan rumah salah satu pengusaha di Dabo Singkep, dikeluarkan dari jeruji besi dengan status asimilasi rumah dari Lapas Dabo Singkep, Senin (26/4/2021)

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas III Dabo Singkep, Dewanto, Amd.IP, S.Sos mengatakan, pemberian asimilasi rumah kepada warga binaan yang telah setengah menjalani masa pidana merupakan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di dalam Lapas dan Rutan.

“Berdasarkan Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020, hari ini kami Lapas Dabo Singkep mengeluarkan satu orang narapidana untuk melaksanakan asimilasi rumah,” ungkap Dewanto, Senin (26/4/2021)

Baca Juga : Rumah Seorang Pengusaha di Dabo Singkep Kena Teror

Lapas Dabo Singkep

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas III Dabo Singkep, Dewanto serahkan SK Asimilasi Rumah pada Okta Wisnu alias Kompak | Foto : Humas Lapas Dabo

Lebih lanjut Dewanto menyampaikan, mendapatkan asimilasi dan keluar dari Lapas bukan berarti tanpa pengawasan dan serta merta bebas, namun sifatnya asimilasi, tentunya dengan segala ketentuan dan batasan.

Baca :  Polres Lingga Tanam Ratusan Pohon Mangrove Bersama Masyarakat

Baca Juga : Dipersidangan Pelaku Penyerangan Rumah Pengusaha Dabo Bersimpuh Minta Maaf

“Saat berada di luar harus menjaga sikap, tetap menjalin komunikasi dengan Balai Permasyarakatan (Bapas) serta tetap dalam pengawasan,” kata Dewanto

Menjaga sikap dan terbatas serta dalam pengawasan bukan berarti terkurung didalam rumah, namun narapidana yang mendapatkan asimilasi harus menjaga sikap di lingkungan dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Narapidana yang mendapatkan asimilasi rumah diberikan kebebasan untuk berkegiatan mencari nafkah memenuhi kebutuhannya.

Narapidana Okta Wisnu alias Kompak divonis 4 bulan hukuman dan telah menjalani kurungan 2 bulan 28 hari di Lapas kelas III Dabo Singkep.


Penulis : Dainis
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan