SPBU lingga kehabisan Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin kosong semenjak seminggu terakhir (Foto: Ramadhan)

KUTIPAN.CO – Dalam seminggu terakhir di awal tahun 2020, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lingga mengalami kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut dikarenakan terjadi trayel antara pihak penyalur dengan Pertamina yang belum duduk bersama. Namun hal tersebut sudah dapat diselesaikan oleh pihak SPBU Lingga kepada Pertamina.

“Kamerin antara Pertamina dengan penyalur belum duduk bersama sehingga terjadi mis komunikasi dalam penyaluran. Namun sekarang sudah dapat diselesaikan,” kata Kabag Perekonomian Setda Lingga Said Hendri melalui Kasubag Sarana Ekonomi dan SDM Zafrinaldi, Jumat (10/1/2020)

Zafrinaldi menjelaskan, kapal tersebut sedang dalam perjalanan dan membawa BBM sebanyak 180 ton jenis bensin dan 60 ton jenis solar.

“Insyaallah hari ini sudah mulai masuk dan kapal sedang dalam perjalanan. Dari pihak SPBU berjanji penyuplaian BBM besok sudah mulai didistribusikan,” kata Zafrinaldi.

Zafrinaldi menuturkan, bahwa kuota yang diusulkan pemerintah Kabupaten Lingga untuk jenis BBM JBT dan JBKP kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) dan pihak Pertamina untuk 2020 sebesar 16.901 KL untuk solar, 11.771 KL untuk minyak tanah, dan 8.510 KL untuk bensin.

“Namun yang direalisasikan oleh BPH MIGAS untuk JBT tidak sesuai seperti yang diusulkan.
Realisasi jumlah kuota Kab.Lingga untuk JBT tahun 2020 hanya sebesar 7.561 KL solar dan 6.986 KL minyak tanah. Sementara untuk JBKP minyak bensin yang direalisasikan sesuai dengan usulan yakni 8.510 KL,” beber Zafrinaldi.

Penulis : Ramadhan
Editor : KRI