Beranda Klik Health Ini Manfaat Tanaman Kumis Kucing

Ini Manfaat Tanaman Kumis Kucing

Tanaman Kumis Kucing | Foto : Istimewa

Health – Salah satu tanaman liar Kumis Kucing atau dengan nama latin Orthosiphon aristatus memiliki beberapa manfaat untuk mengobati alergi rasa gatal dan digunakan sebagai antibakteri, selain itu juga digunakan sebagai obat untuk memperlancar pengeluaran urine atau air pipis serta obat tradisional untuk masuk angin, batuk, dan sembelit.

Kumis kucing pada umumnya dijadikan obat herbal untuk melawan infeksi bakteri, seperti pada luka di kulit atau gusi yang bengkak. Berkat sifat antijamur dan antiradangnya juga, masih ada banyak lagi manfaat kumis kucing lainnya, mulai dari mengobati rematik dan asam urat, penyakit ginjal (terutama batu ginjal), sebagai obat alergi, hingga menghentikan kejang.

Namun, manfaat kumis kucing yang utama dan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian medis adalah sebagai obat infeksi saluran kencing berkat efek diuretiknya.

Meski mempunyai beberapa manfaat namun dari berbagai sumber menyebutkan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk menentukan dosis obat herbal kumis kucing yang aman, beserta kemungkinan risikonya.

Penelitian di atas menemukan bahwa ekstrak kumis kucing juga sedikit meningkatkan serum BUN dan kadar glukosa darah. Meski peningkatan kadar urea darah dan glukosa darah dalam tingkat wajar masih dibilang aman, ini bisa menjadi acuan bahwa Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat herbal tersebut.

Pasalnya, peningkatan kadar urea darah yang terlalu tinggi justru dapat menandakan gangguan pada saluran kemih atau bahkan kerusakan ginjal. Peningkatan kadar gula darah sendiri pun telah terkait dengan risiko berbagai macam gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

Tanaman kumis kucing memiliki banyak nama di beberapa daerah tanaman Kumis Kucing memiliki sebuatan atau nama lain, seperti giri-giri marah di Sumatera, remujung di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta songot koceng di Madura.

Meski banyak ditemukan di Indonesia, tanaman ini berasal dari Afrika. Tanaman ini pun lama-lama menyebar ke wilayah Asia dan Australia.

Ingat: Sebelum menggunakan obat-obatan herbal atau suplemen sebagai obat infeksi saluran kencing, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mencari tahu dosis yang aman untuk Anda. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemakaian yang yang tertera pada label produk sebelum menggunakannya.

Editor : Kri