
KUTIPAN – Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Wilayah Kepulauan Riau (IJTI Kepri) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI dalam rangka pemilihan ketua dan pengurus daerah periode 2026–2030.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Januari 2026 di Pelangi Hotel & Resort Km 6, Kota Tanjung Pinang.
Musda ini akan diikuti perwakilan jurnalis televisi yang tersebar di 5 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kabupaten Bintan, Karimun, Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna serta Kota Batam dan Tanjung Pinang.
Ketua panitia Musda IJTI Kepri, Chairullah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda kali ini dipusatkan di Ibu Kota Provinsi Kepri.
“Untuk Musda Ke VI ini di laksanakan di Kota Tanjung Pinang, mengingat Kota Tanjung Pinang sebagai Ibukota Provinsi Kepri, meski sebelumnya pelaksanaan Musda selalu di gelar di Kota Batam,” ujar Chairullah, Selasa (27/1/2026).
Ia berharap Musda IJTI Kepri dapat berlangsung demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen memperkuat profesionalisme jurnalistik di daerah.
Musda VI IJTI Kepri juga akan dihadiri dan dibuka oleh Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmansyah, S.H., Sekretaris Umum IJTI Pusat Usmar Almarwan, serta Wakil Ketua Umum Wahyu Triyogo.
Selain itu, panitia turut mengundang sejumlah mitra kerja dari organisasi profesi dan organisasi perusahaan media, seperti PWI Kota dan Provinsi Kepri, AJI, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), serta Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).
Menjelang pergantian kepengurusan, tercatat ada empat kandidat yang maju sebagai calon Ketua IJTI Pengda Kepri periode 2026–2030. Pendaftaran diawali oleh Gusti Yenosa yang merupakan jurnalis berpengalaman.
Gusti Yenosa yang akrab disapa Oca bekerja sebagai jurnalis di INews (MNC Group). Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua IJTI Pengda Kepri dan Koordinator Wilayah Sumatra.
Selain itu, terdapat Ruslan dari INews TV perwakilan Lingga, Zuprianto dari INews TV Kota Tanjung Pinang, serta Petrus Turnip, jurnalis senior NET TV wilayah Kepri.
Dalam pelaksanaan Musda nanti, panitia akan melakukan pengecekan administrasi masa berlaku kartu keanggotaan IJTI untuk memastikan keikutsertaan peserta. Agenda juga mencakup pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyusunan program kerja, serta pemilihan ketua dan pengurus daerah yang baru.
“Pastinya pelaksanaan Musda tersebut diharapkan terlaksana melalui mekanisme musyawarah mufakat dan pemungutan suara,” pungkas Charullah.





