
KUTIPAN – Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Dabo Singkep mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada cabai dan bawang, yang kini dijual jauh lebih mahal dibandingkan pekan sebelumnya.
Salah seorang pedagang, Doni, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi oleh pasokan yang masuk ke Dabo Singkep berasal dari luar daerah dengan jalur distribusi laut.
“Cabai ada dari Padang, ada juga dari Jawa dan Medan. Masuk dari Batam, tapi pakai pompong,” kata Doni saat ditemui di Pasar Tradisional Dabo Singkep, Kamis (8/1/2026).
Menurut Doni, kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai, tetapi juga pada bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp36 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp50 ribu per kilogram.
“Kalau bawang dan lada (cabai) naik. Bawang merah Rp50 ribu, sebelumnya Rp36 ribu dan paling tinggi Rp40 ribu. Bawang putih sekarang Rp38 ribu, sebelumnya harga Rp28 ribu,” ungkapnya.
Sementara itu, harga cabai merah juga mengalami kenaikan. Saat ini cabai merah dijual dengan harga Rp70 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp60 ribu per kilogram.
Kenaikan paling drastis terjadi pada cabai rawit. Jika sebelumnya harga tertinggi masih berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram, kini melonjak tajam hingga mencapai Rp110 ribu per kilogram.
“Cabai merah sekarang Rp70 ribu, sebelumnya sekitar Rp60 ribu. Cabai rawit pun sekarang Rp110 ribu, sebelumnya paling tinggi Rp70 ribu,” jelas Doni.
Kondisi ini dikeluhkan sebagian pembeli karena berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang sehari-hari bergantung pada bahan dapur tersebut.
Pedagang berharap pasokan segera kembali lancar agar harga bisa kembali stabil.





