Gandeng Bapenda, Kelurahan Sungai Lumpur Gelar Sosialisasi PBB

  • Bagikan

KUTIPAN.CO – Kelurahan Sungai Lumpur menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lingga, menggelar sosialisasi tentang Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) di Gedung Madrasah, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabuoaten Lingga, Kepulauan Riau. Selasa (14/9/2021) pagi.

Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan terkait dengan SPPT PBB, kegiatan ini menyangkut dengan realisasi yang di terima dari Bapenda, untuk itu ia berharap pada petugas pungut dan RT/RW dapat membantu, jangan sampai kira dibawah rata-rata untuk realisasi dari pajak.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, dapat menggenjot lagi masyarakat untuk membayar PBB mereka, sehingga dapat meningkatkan pembayaran pajak kita kepada Pemerintah Daerah,” kata Raja Roni saat ditemui usai kegiatan.

Raja Roni menjelaskan, untuk meningkatkan pendapatan dari sektor PBB, ia berkonsultasi dengan Bapenda untuk kegiatan ini, karena sampai hari ini target dari sektor PBB baru mencapai 10 persen, memang terdapat beberapa kendala yang terjadi di masyaratakat, sehingga mereka belum membayar PBB.

Memang dari penyampaian RT/RW, lanjut Raja Roni, ada terjadi salah nama yang tertera dalam PBB meski alamatnya sama, juga letak tanah nya di RT/RW yang berbeda, selain itu ada juga yang sudah berganti pemilik dan berganti nama, namun PBB pemilik yang lama masih juga keluar, dan juga ada masyarakat yang berada diluar serta pemasalahan lainnya.

“Kepada RT/RW jika terjadi hal-hal yang disebutkan, agar segera melaporkan ke petugas pungut untuk di mutahirkan, sehingga data-data yang masuk sesuai dengan dilapangan,” terangnya.

Kasubbid pendataan penilaian, pelaporan dan pengelolaan data, Bapenda Lingga, Adhe Permana Putra menyampaikan, Bapenda Lingga dengan Bank Riau itu terintegrasi, sehingga jika ada masyarakat Sungai Lumpur yang membayar PBB, pihaknya bisa mengetahuinya.

“Untuk kelurahan Sungai Lumpur target PBB sebesar Rp70 juta, namun masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur yang sudah membayar PBB baru Rp7 juta, atau baru 10 persen dari target,” paparnya.

Namun sangat disayangkan, kata Adhe lagi, dengan potensi yang besar tapi masyarakat yang membayar PBB sangat kecil, selain itu, jika ada kesalahan dalam data segera dimutahirkan, dan untuk memutahirkan data tersebut juga sangat mudah.

Jika yang akan dimutahirkan hanya 1 atau 2 berkas, tinggal datang ke Bapenda dengan membawa berkas dan fotocopy yang bersangkutan lansung bisa dimutahirkan, tapi bila yang akan dimutahirkan banyak, sebaiknya secara kolektif semua berkas diserahkan ke pihak kelurahan, nanti pihak kelurahan yang akan ke Bapenda.

“Kami dari Bapenda berharap kepada masyarakat Kabupaten Lingga, untuk taat pajak dan membayar SPPT PBB nya tepat waktu, agar terhindar dari denda 2 persen nya,” tutupnya.

Untuk diketahui dalam meningkatkan pendapatan dari sektor PBB, Kelurahan Sungai Lumpur adalah yang pertama menggandeng Bapenda Lingga, untuk menggelar sosialisasi SPPT PBB.


Penulis : Pandi

  • Bagikan