fbpx
Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

MotoGP

Gagal Jurdun, Quantararo Akui Menyesal Gunakan Motor Yang Sama Dengan Rossi

quantararo
Fabio Quantararo menyesal dapat motor pabrikan (Foto : Ist)

KUTIPAN.CO – Diawal musim nama Fabio Quantararo sangat melejit, bahkan pria ini memberikan perlawanan sengit bagi senior-seniornya, dengan gaya balap yang smoth ciri khas balapan Jorge Lorenzo pun tampak apik diaplikasikan oleh anak muda bernomor motor 20 ini.

Namun sayangnya, Quantararo hanya garang diawal musim semakin hari balapannya semakin merosot dan terkesan takut melakukan menuver dilintasan apalagi jika lintasan basah, Quantararo bak kambing yang ketakukan air.

Balapan MotoGP 2020 hanya menyisakan satu balapan lagi menuju akhir musim, dan diawal MotoGP 2020 dengan peforma Fabio Quantararo yang apik, ia sempat didapuk dan dilirik oleh boss Yamaha Factory untuk menggantikan posisi Valentino Rossi diawal musim depan 2021.

Namun, sejak balapannya merosot dan tidak menampilkan tontonan yang memukau, faktanya Fabio Quantararo tiak lebih baik dari rekan satu tim nya yakni Franco Morbidelli, sebab perolehan poin hingga pada balapan di sirkuit Valencia poin Fanco Morbidelli sebanyak 142 poin sementara Fabio Quantararo hanya mengkoleksi poin sebanyak 125.

Baca Juga :   Juara Dunia MotoGP 2020, Profil Singkat Joan Mir dan Perjalanan Karirnya

Meski menyisakan satu balapan lagi, jika dilihat dari beberapa balapan belakangan, Franco Morbidelli memang lebih tampak agresif dan memberikan tontonan yang mendebarkan, penampilan pria yang dijuluki Franky ini sungguh luar biasa dalam memacu kuda besi dengan gaya balapannya.

Kegagalan meraih juara dunia membuat Fabio Quantararo mengutarakan kekesalannya sebab menggunakan motor yang sama dengan sang seniornya yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales di MotoGP 2020.

Atas pengakuan kekesalan Quantararo diketahui ketiga pembalap Yamaha ini menggunakan motor yang sama sementara Morbidelli menggunakan motor Spek A.

“Aku tak terlalu senang, tapi inilah motor pabrikan yang kami inginkan sejak awal musim. Kami bahkan berusaha keras untuk bisa memakai itu,” kata Fabio Quantararo

Baca Juga :   Ketua KNPI Lingga : Kalau Bukan Kita Siapa Lagi, Air Mineral Gunung Daik

Menurut Fabio Quantararo, motor yang ia tunggangi bukanlah motor pilihan yang tepat, sebab ia mengakui kesulitan mengendarai motor tersebut dengan kecepatan maksimal hal itu juga terlihat dari merosotnya peforma dan sering crash disetiap balapan.

“Itu memang meyakinkanku tanda tangan dengan tim pabrikan, tapi sayangnya tahun ini motor bukan pilihan yang tepat,” ujar pria muda ini


Editor : Fikri
Source : Gridoto.com

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement