Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Karimun

Dua WNI ABK Kapal Berbendera China Nekat Terjun Kelaut Ditemukan Nelayan Karimun

KUTIPAN.CO – Dua orang pria warga negara Indonesia nekat menerjunkan dirinya kelaut saat kapal berbendera cina yang diketahui bernama Lu Qing Yuan Yu 213 tempat ia bekerja sebagai ABK Kapal tangkap ikan sedang melaju mengarungi lautan.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan saat melakukan konferensi pers di Mapolsek Tebing Karimun, mengatakan, kedua orang tersebut bernama Reynalfi (22) asal Pematang Siantar, Sumatera Utara dan Andri Juniansyah (30) berasal dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kedua pria tersebut ditemukan oleh nelayan saat terombang-ambing di perairan STS Internasional, Kepulauan Riau, Sabtu (6/6/2020) sekira pukul 03.00 WIB hanya menggunakan life jacket.

“Kedua orang pria ini ditemukan oleh seorang nelayan, menurut pengakuan mereka, kedua telah terombang-ambing dilautan dengan menggunakan life jacket lebih kurang 7 jam, dan saat ditemukan keadaan mereka juga sudah lemas,” kata AKBP Muhammad Adenan, dikutip dari GARDANNEWS Karimun jaringan dari KUTIPAN.CO, Sabtu (6/6/2020).

Lanjut AKBP Muhammad Adenan, menurut pengakuannya, di kapal berbendera cina tempatnya bekerja itu sering mengalami penyiksaan dan diperlakukan tidak manusiawi. Atas dasar itu mereka memilih untuk terjun kelaut mengadu nasib antara hidup atau mati dilautan.

“Di kapal itu mereka terus mendapat penyiksaan ditendang dan diperlakukan tidak manusiawi, atas dasar itu kedua pria ini memilih terjun kelaut dan menurut mereka lebih baik mati di laut daripada mati disiksa,” ungkap AKBP Muhammad Adenan.

Sementara itu, Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol (P) Mandri Kartono mengatakan, bahwa kedua ABK ini merupakan korban human trafficking atau perdagangan orang.

“Mereka ini korban, sindikatnya pasti ada dan akan ditelusuri oleh polisi, dan untuk kapalnya, maka ini suatu temuan juga dan akan menjadi dasar penegak hukum di laut yaitu TNI AL, hal ini menjadi atensi khusus kapal sejenis dikhawatirkan ada yang melakukan apa yang dialami saudara kita ini,” katanya.

Saat ini pihak kepolisian dari Polres Karimun akan melakukan koordinasi dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq dan juga Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol (P) Mandri Kartono untuk menindaklanjuti kasus ini.

Penulis : Ilham
Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply