Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Batam

Dua Pelaku Curat Didor Polisi Karena Melawan Saat Hendak Ditangkap

KUTIPAN.CO – Saat hendak dilakukan penangkapan, dua dari tiga pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan mencoba melawan petugas, tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri dihadiahi timah panas pada dua pelaku saat penangkapan. Ketiga pelaku tersebut berinisial, OBN, MI, ARP, yang ditangkap ditempat yang berbeda-beda.

“Dua diantaranya diberikan tindakan tegas terukur dan terarah oleh tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri, dengan melumpuhkan bagian kaki karena saat akan dilakukan penangkapan pelaku mencoba melawan petugas dan melarikan diri,” kata Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, dilansir dari kabarbatam.com, Senin (8/6/2020).

Lanjut Kombes Pol Arie Dharmanto mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan polisi dari korban pada tanggal 5 Juni 2020 dan Laporan Polisi tanggal 7 Juni 2020 bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian di seputaran wilayah Kecamatan Batuaji dan Kecamatan Sagulung.

“Dari laporan tersebut, polisi langsung menindaklanjuti dan di hari Jumat (5/6/2020) sekira jam 19.00 WIB tim berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial OBN di Batu Aji,” ungkapnya.

Lalu terhadap OBN dilakukan pemeriksaan dan ia mengaku telah melakukan pencurian di 25 lokasi bersama rekannya berinisial SP yang saat ini telah masuk Daftar Pencarian Orang. Mereka mencuri segala macam yang dapat mereka temukan namun yang menjadi prioritas pencuriannya yakni barang-barang elektronik seperti Handphone, Laptop, dan barang elektronik sejenisnya.

“Barang-barang curian tersebut mereka jual ke penadah barang curian yakni MI dan ARP,” ungkapnya.

Selanjutnya tim langsung melakukan penelusuran terhadap penadah barang curian tersebut, di wilayah kampung Bule Nagoya, tim berhasil mengamankan MI, dan pada Minggu (7/6/2020) tim kembali berhasil membekuk ARP di seputaran wilayah Batu Aji, Kota Batam.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 16 unit handphone berbagai merk, camera, notebook merk acer, tas sandang, dompet merk gucci, uang tunai Rp210.000, obeng, cutter, kawat untuk pembuka gembok atau kunci dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio.

Sementara itu, sampai saat ini Tim Teknis Ditreskrimum Polda Kepri masih melakukan pengembangan untuk kemungkinan adanya tersangka-tersangka lain dan tersangka Inisial SP (DPO) masih terus dilakukan pengejaran oleh petugas.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun.

Penulis : Tegar
Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply