Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Batam

Dua Kurir Sabu Jaringan Internasional Diringkus BNNP Kepri

KUTIPAN.CO – Dua sindikat pengedar sabu jaringan internasional berhasil dibekuk oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau, kedua pelaku tersebut ditangkap pada Senin, 28 Juni 2020 kemarin dengan barang bukti seberat 5.268 Kilogram.

Kepala BNNP Kepru Richard M Nainggolan pada konferensi pers mengatakan, adapun kedua pelaku tersebut berinisial B (41) dan A (24), pengungkapan tersebut juga berbekal informasi dari masyarakat.

“Kedua pelaku ditangkap pada Senin kemarin sekira pukul 17.00 di salah satu kamar hotel di Batam,” kata Richard.

Dijelaskan Richard, pertama petugas berhasil mengamankan pria berinisial B (41) setelah dilakukan penggeledahan badan ditemukan kunci kamar hotel yang di pegang oleh tersangka, kemudian petugas melakukan pemeriksaan di kamar tersebut namun tidak menemukan barang bukti.

Selanjutnya, petugas mencari teman tersangka di kamar lain yang tidak jauh dari kamar tersangka B, pada saat mengecek kamar hotel petugas menemukan seorang pria yang berinisial A (24) WNI beralamat di Kecamatan Sekupang dan didapati barang bukti satu buah tas plastik warna biru berisikan Narkotika jenis Sabu seberat bruto 5.168 yang disimpan oleh tersangka A (24) WNI dibawah meja televisi.

Kemudian, petugas BNNP Kepri melakukan test urine terhadap kedua tersangka dan didapati hasil pemeriksaan urine dari tersangka A (24) adalah negatif dan tersangka B (41) adalah positif methamfetamine.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari kedua pelaku diantaranya, satu buah tas plastik warna biru yang berisi narkotika jenis Sabu seberat bruto 5.168 gram, empat unit Hand Phone, dua buah KTP dan dua buah kunci kamar hotel.

“Menurut pengakuannya, masing-masing tersangka dijanjikan upah sebesar Rp. 1.000.000 per kilogram untuk mengambil Sabu tersebut di Batam kemudian diserahkan kepada saudara R (DPO),” kata Richard.

Diketahui, pemilik barang adalah saudara AT yang saat ini (DPO) yang berada di Aceh dan tersangka berperan sebagai kurir serta baru pertama kali melakukan pengiriman tersangka B merupakan seorang residivis kasus curanmor (penadah).

Barang tersebut akan dikirm ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan oleh saudara R (DPO) pada hari Selasa tanggal 30 Juni 2020 dan dari hasil pengungkapan ini telah menyelamatkan 5.168 jiwa bangsa Indonesia dari bahaya Narkoba.

Editor : Fikri | Source : Kabarbatam.com

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply